Ini Daftar Penerima Bantuan Sapi Desa Jamor Jaya, di Dominasi Keluarga Kades dan Perangkat
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- visibility 74
- print Cetak

Ket foto: Bantuan sapi desa Jamor Jaya (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Program bantuan ternak sapi di Desa Jamor Jaya, Kecamatan Lemboraya menuai sorotan warga setelah beredarnya daftar penerima yang dinilai didominasi keluarga kepala desa dan perangkat desa.
Warga mempertanyakan transparansi penyaluran bantuan setelah muncul rekap daftar penerima sebanyak 24 orang. Dari daftar tersebut, sejumlah penerima disebut memiliki hubungan keluarga dengan aparat desa, bahkan beberapa tercatat menerima bantuan lebih dari satu kali.
Berikut daftar penerima bantuan sapi yang beredar di masyarakat:
• Sukardi (orang tua Kades)
• Ngarso (adik Kades) – 2 kali dapat
• Sudarno (orang tua Hendra/perangkat desa)
• Masidi (mertua Hendra/perangkat desa)
• Sumidi (orang tua Anton/perangkat desa)
• Markus (orang tua Imon/perangkat desa)
• Sisiliana Lepe (orang tua Rafe/perangkat desa)
• Yohanes Pu’u (adik Sirilus/perangkat desa)
• Yunias (kakak Hari/Sekdes)
• Santoso – 2 kali dapat
•Yanuarius
Netro – 2 kali dapat
• Saturi – 2 kali dapat
• Ismail – 2 kali dapat
• Slamet
• Nyoman – 2 kali dapat
• Puji
• Alex
• Ahmad Sulaiman
• Amran
• Giran
• Kale
• Sampir
• Bonadi
Sejumlah warga menilai bantuan ternak seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu serta petani yang belum memiliki ternak.
Mereka khawatir jika penyaluran tidak dilakukan secara terbuka, program bantuan dapat memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
Pengamat tata kelola desa menekankan bahwa penyaluran bantuan pemerintah wajib menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas konflik kepentingan.
Aparat desa diharapkan membuka proses pendataan dan verifikasi penerima secara jelas kepada masyarakat.
Hingga berita ini ditayangkan, kepala desa Jamor Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait daftar penerima bantuan sapi tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melakukan evaluasi agar program bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik di tingkat desa.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar