Hauling PT. GMM Gunakan Jalan Umum, Akses Mohoni-Bimor Jaya 12 Kilometer Rusak Parah
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
- visibility 36
- print Cetak

Ket: Foto jalan hauling PT. GMM yang merupakan jalan pemda akses Mohoni-Bimor Jaya-Ronta (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Akses jalan Poros Mohoni-Bimor Jaya-Ronta rusak parah sebab digunakan sebagai jalan hauling oleh PT. Timur Perkasa Mineralindo (TPM) yang merupakan subkontraktor dari PT. Genba Multi Mineral (GMM) selaku pemilik IUP.
Hampir setiap hari warga yang melintas jatuh dari motor melalui jalan tersebut. Jalan yang ada sejak Transmigrasi ini dijadikan jalan hauling oleh perusahaan tambang.
“Kasian warga yang melintas penuh dengan lumpur, licin, hampir setiap hari ada warga yang jatuh dari motor. Kalau motor MX King tidak bisa jalan kanda spakbor depan penuh dengan lumpur,” ujar salah satu warga (17/1)
Poros Mohoni-Bimor Jaya sekitar 12 kilo meter yang digunakan untuk jalan hauling PT. TPM di IUP PT. GMM.
Penggunaan jalan umum sebagai jalan hauling ini sejak akhir tahun 2022 hingga kini kian rusak parah dan jadi keluhan warga.
Bahkan melintasi jalan ini, warga yang dibonceng terkadang harus turun dari motor dan berjalan jauh untuk menghindari kecelakaan akibat licin dan berlumpur.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar