Aktivitas “Ugal-ugalan” Perusahaan Tambang di IUP PT. SSP di Petasia Barat Jadi Keluhan Warga
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
- visibility 38
- print Cetak

Foto: Perkebunan sawit terdampak PT. SSP (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Aktivitas pertambangan PT. Sumber Swara Pratama (SSP) dinilai “ugal-ugalan” menyebabkan hampir 15 hektare perkebunan sawit warga rusak tergenang lumpur karna terdampak.
Petani sawit di desa Tiu, Jufri Toadji, mengaku kesal dan perkebunan rusak akibat aktivitas perusahaan di wilayah IUP PT. SSP. Bahkan ia mengaku sudah 2 kali menyurati Camat Petasia Barat namun tidak mendapatkan respon sehingga akan dilakukan pemalangan
“Hari ini tidak ada itikad baik dari PT. SSP untuk dilaksanakan pertemuan terkait dampak ini,”ujar Jufri
“Saya sudah menyurat ke Camat Petasia Barat 2 kali, jika tidak direspon Minggu ini kami akan menyurat ke DPRD Morut atas tindakan pencemaran yg dilakukan PT. SSP,”tegas Jufri Toadji (18/6)
Sementara pihak PT. SSP susah untuk dikonfirmasi. Yang bisa terkonfirmasi justru kontraktor di IUP PT. SSP. Salah satunya dari RJR Group.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar