Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nanda Larope, Mahasiswi Asal Lembobelala yang Menggenggam Mimpi di Lapangan Voli dan Dunia Hukum

Nanda Larope, Mahasiswi Asal Lembobelala yang Menggenggam Mimpi di Lapangan Voli dan Dunia Hukum

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALU— Di Lapangan Lasoani, suara bola voli yang menghantam lantai bergema. Di antara teriakan semangat tim Bazoka Wita Mori, tampak sosok muda dengan senyum tenang namun mata penuh determinasi, dialah Nanda Larope, mahasiswi asal Desa Lembobelala, Kecamatan Lemboraya, Kabupaten Morowali Utara.

Nanda bukan hanya pemain voli berbakat, tapi juga simbol semangat juang generasi muda Morut yang tak menyerah pada keterbatasan. Ia kini menempuh pendidikan di Universitas Tadulako, jurusan Hukum, dengan dukungan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Nilai beasiswanya Rp 5.700.000 setiap semester. Itu jadi pegangan saya untuk kebutuhan kuliah, di luar uang UKT yang sudah dibayar,” ujarnya sambil tersenyum. (23/10)

Di usia baru 18 tahun, Nanda sudah menata langkahnya dengan matang. Ia memilih jurusan hukum karena melihat peluang kerja yang lebih luas di masa depan.

“Saya ambil hukum karena lebih punya peluang kerja,” ungkapnya lugas.

Ayahnya seorang petani, dan ibunya ibu rumah tangga, namun keterbatasan ekonomi tak menyurutkan semangatnya untuk belajar dan berprestasi. Justru dari desa kecil itulah Nanda menumbuhkan mimpi besar — menjadi sarjana hukum dan atlet yang membanggakan Morowali Utara.

Bersama tim Bazoka Wita Mori, di bawah arahan manajer Zulkifli, Nanda terus mengasah kemampuan di lapangan. Menjelang turnamen voli tanggal 28 Oktober 2025, ia dan rekan-rekannya rutin berlatih keras.

Baginya, olahraga bukan sekadar hobi, melainkan wadah membangun disiplin, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah.

“Kalau sudah di lapangan, saya merasa semua lelah dan tantangan kuliah hilang. Yang ada cuma semangat,” tuturnya.

Nanda Larope adalah potret anak muda Morowali Utara yang berdaya — membangun masa depan dengan ilmu, kerja keras, dan semangat sportivitas. Dari desa Lembobelala, ia membawa pesan bahwa mimpi besar bisa lahir dari tempat sederhana, selama ada kemauan dan tekad untuk terus melangkah.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less