Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » 16 HARI PASCA KUNJUNGAN MOROSI, DPRD MORUT BELUM PANGGIL PT.GNI

16 HARI PASCA KUNJUNGAN MOROSI, DPRD MORUT BELUM PANGGIL PT.GNI

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
  • visibility 11
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERITAMORUT.COM- Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) belum tentukan sikap apakah akan memanggil PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) terkait hasil kunjungan di Morosi Sulawesi Tenggara tanggal 18 september 2021.

Wakil ketua II DPRD Morut Muh. Safri yang dikonfirmasi media ini mengatakan masih akan rapat dengan komisi II,

“Insyaallah hari ini saya rapat dengan komisi 2 untuk mengatur jadwal RDP dengan PT.GNI.. Sebenarnya sejak minggu kemarin kita mau undangan PT.GNI tapi agenda teman-teman DPRD padat karena pembahassan anggaran dan bapemperda,tabee,” tulis Muh. Safri via pesan Whatshap (4/10)

Sementara ketua komisi II DPRD Morut Jeffisa Putra.A yang dikonfirmasi media ini mengatakan menunggu laporan hasil kunjungan baru bisa menentukan sikap,

“Saya tunggu laporan hasil kunjungan sodara.. Baru bisa sikapi pangilan,” tulis Jeffisa

Bung Jeff sapaan Jeffisa Putra. A juga menambahkan jika dirinya tidak ikut dalam kunjungan ke Morosi untuk meninjau para calon tenaga kerja PT.GNI yang sedang mengikuti training,

Anggota komisi II Indrawati Balirante, SE yang juga ikut dalam rombongan DPRD Morut meninjau training calon karyawan di Morosi mengatakan minggu depan akan memanggil PT. GNI

“DPRD focus pembahasan yang kemarin. Minggu depan memanggil GNI,” tulis Indrawati Balirante, SE via pesan whatshap (4/10)

Sejak kunjungan DPRD Morut tanggal 18 september 2021 sampai hari ini tanggal 04 oktober 2021 sudah 16 hari lamanya DPRD Morut belum menentukan sikap. Pertanyaannya…..Seriuskah DPRD Morut memperjuangkan kepastian nasib bagi tenaga kerja lokal.

Sebelumnya pasca kembali dari Morosi wakil ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara Muhammad Safri dalam sejumlah release media tanggal 23 Oktober 2021, memberi warning terkait program magang calon karyawan PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI) di smelter PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Site Morosi yang dinilainya tidak terbuka,

“Pekan lalu, saya sudah meninjau langsung ke Morosi. Oleh Wakil Direktur dan HRD PT VDNI menyebut tenaga kerja asal Morowali Utara bukan lagi karyawan PT GNI, statusnya langsung bekerja dan tidak melalui training lagi,” ungkap Safri.(23 september 2021)
Terkait temuan tersebut, Safri mewanti-wanti PT GNI untuk tidak membohongi masyarakat Morowali Utara. Dirinya juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak serta merta menerima begitu saja tawaran yang diberikan oleh PT GNI.
“Saya ingatkan PT GNI untuk tidak membohongi masyarakat Morowali Utara. Mereka ini tidak ada bedanya dengan agen tenaga kerja. Saya juga mengingatkan pemda agar jangan mau dikibuli sama pengusaha, kita harus cermat dan tidak gegabah dalam menerima tawaran mereka,” tegas Safri saat itu.

Kita tunggu saja sikap para wakil rakyat soal apa yang mereka saksikan sendiri di Morosi.**

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less