Jejak Kepemimpinan Abdul Halim Membekas di Tanakuraya, Warga Dorong Maju di Pilkades Serentak
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
- visibility 26
- print Cetak

Foto: Desa Tanakuraya (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bungku Utara – Jejak kepemimpinan Abdul Halim selama menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Tanakuraya, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, meninggalkan kesan mendalam bagi warga. Selama lebih dari satu tahun menjabat, ia dinilai sukses menjalankan sejumlah program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Kini, menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan pada 23 Juli 2025, banyak warga Tanakuraya mendorong Abdul Halim untuk maju sebagai calon kades definitif.
“Saat ini yang sudah berjalan, antara lain pembangunan jalan tani, riol pembuangan air, pengadaan bibit padi sawah, serta bibit ikan lele dan nila. Semua ini berdasarkan usulan langsung dari masyarakat,” ujar Abdul Halim kepada media,
Desa Tanakuraya sendiri terletak di poros jalan strategis yang menghubungkan Baturube ke Kabupaten Banggai. Dari desa ini, akses tercepat menuju Kolonodale dapat ditempuh menggunakan kapal ferry atau kapal kayu sebagai moda angkutan laut.
Terkait dorongan masyarakat agar kembali memimpin Tanakuraya, Abdul Halim menyatakan bahwa dirinya masih mempertimbangkan berbagai hal, termasuk izin dari atasan mengingat statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saya ini sebenarnya istri larang… Tapi ada beberapa tokoh yang datang ke rumah, mereka minta saya masih sama-sama dengan mereka memimpin desa Tanakuraya. Karena kita ini ASN pak, jadi saya sampaikan tergantung izin Bupati. Kalau diberikan izin, saya siap maju kalau memang belum ada calon lain. Tapi kalau sudah ada 2-3 calon, jangan mi saya pak, kasih orang Tanakuraya,” tuturnya dengan rendah hati. (24/5)
Pernyataan ini mencerminkan sikap Abdul Halim sebagai abdi negara yang menjunjung tinggi profesionalisme dan etika birokrasi.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar