Christol Lolo: Pemimpin yang Berjalan Melewati Badai, Menatap Pilkades 2026 dengan Tenang
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
- visibility 19
- print Cetak

Foto: Kades Bunta Christol Lolo (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara – Nama Christol Lolo, Kepala Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, bukanlah sosok baru di telinga masyarakat Morowali Utara. Ia dikenal sebagai pemimpin desa yang kerap menjadi sorotan publik — baik karena kiprahnya dalam membangun desa maupun sejumlah polemik yang mengiringi langkahnya.
Namun di tengah badai persoalan yang sempat menghampiri, Christol Lolo memilih untuk tetap berdiri tegak. Ia menepis berbagai tudingan miring dengan menunjukkan kerja nyata dan dedikasi terhadap desanya.
Desa Bunta sendiri dikenal sebagai wilayah yang berada di tengah kepungan aktivitas pertambangan. Dalam situasi yang tidak mudah itu, Christol berupaya menjaga agar roda pemerintahan desa tetap berjalan baik, sambil memastikan program pembangunan tidak berhenti.
“Dalam perjalanan saya sebagai kepala desa, tentu banyak ujian. Tapi selama semua dijalankan dengan niat tulus dan transparan, semua akan baik-baik,” ujarnya dalam salah satu kesempatan.
Menariknya, menjelang Pilkades serentak tahun 2026, nama Christol Lolo kembali menjadi pembicaraan warga. Banyak yang menanti apakah ia akan kembali maju mempertahankan kursinya. Saat dikonfirmasi media ini, ia menjawab dengan nada tenang dan rendah hati.
“Selamat hari Minggu, kalau untuk Pilkades nanti saya lihat-lihat dulu ke depannya, bos,” tulisnya singkat.
Jawaban itu seolah menggambarkan sikap bijaknya: tidak tergesa, namun tetap penuh perhitungan.
Sebelumnya, Desa Bunta sempat menorehkan prestasi membanggakan pada tahun 2020. Dalam momentum HUT ke-7 Kabupaten Morowali Utara, pemerintah kabupaten memberikan piagam penghargaan kepada Desa Bunta atas keberhasilannya dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan desa tahun anggaran 2019.
Piagam itu diterima langsung oleh Christol Lolo — menjadi simbol pengakuan atas kerja kerasnya membangun tata kelola pemerintahan desa yang baik dan akuntabel.
Kini, jelang Pilkades 2026, publik menunggu langkah berikut dari sang kepala desa yang dikenal berjalan melewati badai dengan kepala tegak dan langkah tenang.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar