Cerita Haru Sopir Ambulance MDS, Hampir Tidak Tertolong, Ibu Melahirkan di Ambulance Selamat
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Senin, 1 Des 2025
- visibility 1
- print Cetak

Ket: Ambulance MDS berhenti saat ibu melahirkan (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI- Cerita haru sopir ambulance Relawan kemanusiaan Doktor Mardiman Sane, SH, MH untuk pertama kali membawa pasien akan melahirkan dan ternyata melahirkan di jalan. Minggu, 30 nopember 2025.
Kepada media ini Farly Apris menceritakan ketegangan dan rasa haru dalam pengantaran pasien yang di rujuk dari RSUD Morowali ke RSUD Kendari berangkat malam.
Farly bercerita ia mendapat instruksi rujukan saat tengah ibadah dan hampir selesai. Ia pun bergegas menuju RSUD Bungku Morowali sebab pasien seorang ibu memerlukan perlakuan khusus hingga 2 perawat mendampingi dalam ambulance dan 1 mobil keluarga dibelakang.
Bahkan ia menyebut mereka diminta maksimal sebab ibu tersebut menderita penyakit, sehingga beresiko pada kematian, sehingga upaya menyelamatkan bayi adalah solusi.
Ditengah perjalanan masuk desa Siumbatu kepala bayi sudah keluar dan masuk jalan rusak dan berlubang di pasar Bahodopi bayi perempuan itu lahir. Perawat bekerja maksimal, ambulance di putar balik kembali ke RSUD Bungku, dan beruntung keduanya baik ibu dan bayi anak pertama itu selamat.
“Ini pertama kali saya bawa ambulance dan ibu melahirkan dalam ambulance. Ada rasa tegang, haru namun senangnya bukan main. Kita telah menyelamatkan nyawa dengan membantu keluarga,”ujar Farly (1/12)
Ia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Doktor Mardiman yang sudah menyediakan ambulance dan banyak membantu
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar