Breaking News :
light_mode
Trending Tags

Ambulans MDS Hadir di Perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tana Wana, Wujud Dukungan dan Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA – Sejak pagi, ambulans milik Dr. Mardiman Sane, SH., MH., atau yang akrab dikenal dengan sebutan MDS, telah terparkir di lokasi perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tana Wana (1925–2026), di Desa Lemo, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Selasa (13/10/2026).

Kehadiran ambulans tersebut menjadi bentuk dukungan dan penghargaan terhadap momentum bersejarah satu abad perjalanan Injil di Tanah Wana. Di tengah sukacita perayaan iman, kehadiran layanan ambulans juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kenyamanan dan kesiapsiagaan selama kegiatan berlangsung.

Perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 ini mengusung tema “Tuntu Mpue Tuwu, Molonde Pasi Mowua ri Tana Wana”, yang bermakna Injil bertumbuh, berakar, dan berbuah di Tana Wana.

Momentum bersejarah ini bukan sekadar perayaan satu abad perjalanan iman, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah, menghargai warisan para pendahulu, serta mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

Bagi MDS, dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan merupakan bagian dari semangat kebersamaan. Kehadiran ambulans di lokasi perayaan menjadi simbol bahwa kepedulian dan kemanusiaan dapat berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap nilai-nilai iman dan persaudaraan.

Melalui momentum istimewa ini, Dr. Mardiman Sane menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tana Wana.

“Saya mengucapkan Selamat dan sukses atas perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tana Wana. Kiranya momentum bersejarah ini semakin memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta membawa berkat dan kedamaian bagi seluruh masyarakat. Tuhan memberkati.”ujar MDS (13/10).

Satu abad perjalanan Injil di Tanah Wana menjadi pengingat bahwa nilai-nilai iman tidak hanya hidup dalam peribadatan, tetapi juga tercermin melalui kasih, kepedulian, pelayanan, dan semangat saling membantu sesama.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less