Pendeta GPDI Air Hidup Peboa, Apresiasi Bantuan Pribadi Warda Dg Mamala Untuk Natal
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 76
- print Cetak

Ket foto: Warda Dg Mamala, GPDI Air Hidup Peboa (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, SE, memberikan bantuan dana pribadi sebesar Rp5.000.000 untuk mendukung pelaksanaan perayaan Natal Jemaat GPdI Air Hidup Peboa, Kecamatan Petasia Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada 19 November 2026.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari Pendeta Paur selaku pendeta jemaat. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Warda Dg Mamala terhadap kebutuhan jemaat dalam mempersiapkan perayaan Natal.
Menurut Pendeta Paur, perayaan Natal tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 600 hingga 800 orang. Panitia juga mengundang sejumlah gereja, termasuk jemaat yang berasal dari Kabupaten Morowali.
“Sebagai pendeta jemaat, tentu saya sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat membantu kami. Apa yang diberikan kepada jemaat tentu tidak akan kami sia-siakan, karena dana tersebut memang benar-benar kami butuhkan,” ungkapnya.(6/11)
Ia juga berharap kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat dapat terus diberikan tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok tertentu.
“Saya melihat perhatian Ibu Warda sangat luar biasa. Beliau dekat dengan masyarakat. Harapan kami, perhatian seperti ini terus diberikan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali dan tanpa memandang bulu,” tambah Pendeta Paur.
Di akhir penyampaiannya, Pendeta Paur mendoakan agar Warda Dg Mamala senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta kekuatan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua DPRD Morowali Utara.
“Terima kasih banyak semoga sehat selalu, rejeki selalu dilimpahkan. Ibu sebagai ketua DPRD tentu sangat kami harapkan bahwa perhatian ibu tanpa masyarakat tanpa terkecuali, tanpa memandang bulu, saya melihat perhatian ibu sangat luar biasa, ibu sangat dekat dengan masyarakat,”ujarnya
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pribadi terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Perhatian yang diberikan tanpa membedakan golongan maupun latar belakang menjadi pesan penting tentang arti kebersamaan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar