Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Jembatan Terancam Ambruk, Hari Ini Pemdes Lee Mulai Palang Jalan Pape-Tomata. Truk Muatan di Atas 8 Ton Dilarang Melintas

Jembatan Terancam Ambruk, Hari Ini Pemdes Lee Mulai Palang Jalan Pape-Tomata. Truk Muatan di Atas 8 Ton Dilarang Melintas

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA — Pemerintah Desa Lee, Kecamatan Mori Utara, mengambil langkah tegas dengan memasang palang jalan di jalur Pape–Tomata. Pemasangan palang dilakukan mulai hari ini kamis 18 Desember 2025 di Pape dan di Tomata. Kebijakan ini diberlakukan khusus untuk melarang kendaraan bermuatan di atas 8 ton melintas, menyusul kondisi jembatan yang dinilai terancam roboh akibat beban berlebih.

Kepala Desa Lee, Trisno Dumpele, mengungkapkan bahwa selama ini jalur Pape–Tomata kerap dilalui kendaraan berat, khususnya truk tangki pengangkut solar. Dalam satu hari, jumlah kendaraan yang melintas bisa mencapai sekitar 10 unit, terutama dari arah selatan.

Menurut Trisno, seharusnya truk-truk tersebut menggunakan jalur alternatif melalui Taripa. Namun, demi menghemat jarak dan bahan bakar, pengemudi memilih jalur Pape–Tomata yang tidak dirancang untuk menahan beban berat secara terus-menerus.

“Truk tangki solar dari arah selatan yang sering melintas, setiap hari bisa sampai 10 kendaraan. Kalau ini dibiarkan, jembatan akan roboh,”tegas Kades Lee

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less