Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Serba Serbi » Menakar Peluang Head to Head di Pilkada Morut 2024

Menakar Peluang Head to Head di Pilkada Morut 2024

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
  • visibility 1
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OPINI- Menakar peluang Pilkada Morowali Utara (Morut) jika terjadi head to head atau hanya dua pasang calon yang akan bertarung.

Bila mengacu pada tahapan Pilkada tahun 2024, Pendaftaran Pasangan Calon, Selasa, 27 Agustus 2024 – Kamis, 29 Agustus 2024. Atau kurang lebih 32 hari lagi bila hitung mundur.

Lobi-lobi partai politik mengusung Bakal Calon Bupati Morut masih terus terjadi. Kabar batalnya ketua DPD II Partai Golkar Morut Warda Dg Mamala bertarung kian muncul ke permukaan membuat skenario koalisi menjadi semakin seru.

Partai Golkar yang adalah pemilik kursi terbanyak, yaitu 7 kursi di DPRD Morut menjadi yang paling seksi untuk di perebutkan.

Kandidat penantang petahana pun kian mengerucut. Jeffisa Putra Amrullah atau Bung Jeff dinilai paling potensial melawan petahana. Namun ada juga nama lain yang bisa saja bertarung yaitu Moh Asrar Abd Samad.

Bung Jeff adalah kader PKB yang untuk kedua kalinya terpilih kembali sebagai anggota DPRD Morut periode 2024-2029. Bung Jeff memastikan namanya ada dalam surat suara Pilkada Morut mendatang. Soal partai koalisi yang mengusungnya, dan soal pasangan bakal calon wakil Bupati akan menjadi kejutan bagi publik.

Sementara Moh Asrar Abd Samad juga tengah berjuang mendapatkan dukungan dari partai-partai untuk mendapatkan koalisi. Tentu ia sangat berpeluang maju di Pilkada Morut. Mengingat Moh Asrar Abd Samad telah bertemu dengan Mardiman Sane dengan mengusung tagline AMAN di Pilkada kali ini. Partai Demokrat punya 3 kursi di DPRD Morut, butuh 2 kursi saja keduanya bisa mendaftar di KPU.

Semakin dekat akan semakin menarik. Semakin ke atas, semakin kencang anginnya. “Makin panjang talinya, makin tinggi terbangnya layang-layang” mungkin seperti itulah analogi paling tepat menggambarkan lobi-lobi politik jelang Pilkada.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less