Warga Desa Bimorjaya Keluhkan Jalan Rusak Parah Akibat Aktivitas Hauling PT. Genbha Mineral
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Senin, 23 Feb 2026
- visibility 16
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara – Warga Masara, Desa Bimorjaya, Kecamatan Petasia Timur, mengeluhkan kondisi jalan poros Mohoni–Bimorjaya yang rusak parah, licin, dan membahayakan pengguna jalan. Jalan tersebut diketahui juga digunakan sebagai jalur hauling oleh perusahaan tambang PT. Genbha Mineral.
Salah satu warga, I Putu Pande, menyoroti kondisi jalan yang hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun pihak perusahaan.
Menurutnya, setiap pagi jalan dipenuhi lumpur tebal akibat aktivitas kendaraan berat yang terus melintas, bahkan saat kondisi jalan dalam keadaan becek.
“Biar lumpur dan becek, mobil hauling tetap lewat. Berharap saja para pejabat bisa berkantor dari Bimor Jaya ke Kodal agar mereka bisa merasakan langsung kondisi jalan ini setiap hari,” ujarnya.(23/2).
Warga juga mengungkapkan kekhawatiran atas potensi kecelakaan. Belum lama ini, sebuah mobil dump truck (DT) 10 roda dilaporkan mengalami insiden di dekat permukiman warga. Beruntung tidak sampai menabrak masyarakat yang sedang melintas.
“Bukan hanya licin, tapi sudah mencelakakan orang. Motor seperti MX atau Vixion dengan spakbor depan pendek tidak bisa lewat karena lumpur menumpuk di bagian depan,” tambahnya.
Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas warga, mulai dari anak sekolah, pekerja, hingga petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah dan perusahaan terkait untuk segera melakukan perbaikan serta pengendalian aktivitas hauling agar tidak semakin merusak badan jalan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar