Syafiah Basir Pimpin PSI Sulteng
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 40 menit yang lalu
- visibility 109
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALU — Syafiah Basir resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah (Sulteng).
Penunjukan Syafiah Basir disampaikan jajaran pengurus PSI dalam konferensi pers yang digelar di Cafe Foodie, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Palu, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.
Pergantian kepemimpinan tersebut disebut bukan karena persoalan kinerja ketua sebelumnya, Perubahan ini merupakan bagian dari strategi organisasi untuk menggabungkan berbagai potensi sekaligus mempercepat gerak mesin partai di Sulawesi Tengah dengan target yang kencang.
Di bawah kepemimpinan Syafiah Basir, PSI Sulteng langsung memasang sejumlah agenda besar, baik dalam pembenahan struktur organisasi maupun menghadapi pertarungan politik ke depan.
Dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, tujuh DPD disebut telah memenuhi persyaratan 70 persen dan siap melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
“Ini bukan sekadar pergantian nama di atas selembar SK. Ini adalah bentuk reafirmasi komitmen kita terhadap cita-cita Sulawesi Tengah,” kata Syafiah.
Tak hanya melakukan pembenahan internal, PSI Sulteng juga memasang target politik yang cukup besar untuk Pemilu 2029.
PSI menargetkan lolos verifikasi pada 2027 dan memenangkan pertarungan politik pada Pemilu 2029.
Untuk Sulawesi Tengah, target yang dipasang cukup ambisius, yakni merebut dua kursi DPR RI serta mendapatkan kursi pimpinan DPRD di 13 kabupaten/kota.
“Dua kursi DPR RI dan kursi ketua DPRD Kabupaten di sejumlah kabupaten di Sulteng, target ini kencang,” demikian disampaikan Ferry dalam konferensi pers.
Target tersebut menjadi pekerjaan besar bagi kepemimpinan baru PSI Sulteng. Konsolidasi struktur, penguatan kaderisasi dan pergerakan organisasi di seluruh kabupaten/kota akan menjadi bagian penting untuk membuktikan apakah target politik tersebut mampu diwujudkan pada Pemilu 2029.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar