Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » SOAL DUGAAN IJAZAH PALSU, OKNUM ASN SATPOLPP DAMKAR MORUT “KEBAKARAN JENGGOT”

SOAL DUGAAN IJAZAH PALSU, OKNUM ASN SATPOLPP DAMKAR MORUT “KEBAKARAN JENGGOT”

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto illustrasi

MOROWALI UTARA- Diberitakan soal dugaan ijazah palsu yang menyasar salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten Morowali Utara (Morut), oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) “Kebakaran jenggot” menjadi berang terhadap pemberitaan tersebut dan menghubungi redaksi.

Dugaan praktek jual beli ijazah palsu yang di mainkan oknum tertentu ini bukan hal baru yang santer terdengar dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Morut. Praktek ini mengakar bahkan tumbuh subur menjadi solusi bagi sejumlah oknum ASN untuk menyesuaikan golongan kenaikan pangkatnya.

Dari informasi yang dihimpun media ini, kisaran harga 17-25 juta adalah pasaran harga ijazah palsu ini diperjual belikan. Ijazah palsu yang kami maksud disini adalah ijazah yang dikeluarkan oleh kampus di kota Makassar namun ASN tidak pernah mengikuti proses perkuliahan. Salah satu OPD yang paling mendapat sorotan adalah satuan Pol PP dan Damkar Morut. Tak tanggung-tanggung oknum pejabat di OPD ini di antaranya ada 3 kepala Bidang, dan kepala seksi bahkan staf diduga ikut menempuh jalur sekolah “sulap” jadi sarjana ini.
Sejumlah oknum ASN di OPD ini pun bereaksi dengan berbagai macam cara untuk mengintervensi pemberitaan.

Kepala Sat PolPP Morut Buharman Lambuli yang ditemui media ini di Kota Palu, menanggapi bijaksana akan pemberitaan media,

“Kalau saya dimintai tanggapan, saya sampaikan bahwa dalam pemberitaan itu jika ada pihak yang merasa dirugikan, maka silahkan minta hak jawab. Atau silahkan laporkan ke penegak hukum bila dirugikan. Dan kita harus meyakinkan betul bila akan menempuh jalur hukum bahwa kita benar, tidak terkait dengan dugaan ijazah palsu. Jangan sampai yang akan melapor menjerumuskan diri sendiri. Karena disebut Satpol PP Damkar itu adalah sampel. Kalau kemudian di proses, bisa jadi ada OPD lain. Karna sebagai pimpinan di SatpolPP Damkar, saya juga kaget baca pemberitaan itu. Tetapi disitu jelas disebutkan oknum, ” ujar Kasat Pol PP (3/12)

Menariknya pasca pemberitaan soal praktek ijazah palsu ini ramai, sejumlah oknum Sat Pol PP Damkar terlihat “kebakaran jenggot”.**

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less