Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » RENCANA DEMONSTRASI DI HUT MORUT KE-8, RAWAN TERJADI GESEKAN

RENCANA DEMONSTRASI DI HUT MORUT KE-8, RAWAN TERJADI GESEKAN

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
  • visibility 6
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA- Front Solidaritas Pembela HAM, dikabarkan akan menggelar aksi demonstrasi dengan di momentum hari jadi kabupaten Morowali Utara (Morut) yang ke-8 Sabtu 23 Oktober 2021.

Rencana demonstrasi dilakukan karena dipicu terkait penangkapan yang di lakukan oleh pihak kepolisian terhadap M.Yahya dan Ancong atas laporan PT GNI ke pihak kepolisian Resort Morowali Utara dengan dugaan pengrusakan jalan umum.

Rencana demonstrasi ini pun menuai kecaman dari sejumlah pihak yang tidak ingin “menciderai” momentum syukuran warga di Hari ulang tahun (HUT) Morut ke-8, dengan aksi demonstrasi

Salah satu tokoh agama terkemuka di Morut Ustad Faisal Daeng Siame, SH.I menyampaikan himbauan agar demonstrasi jangan dilakukan pada acara HUT Morut yang sangat sakral

“Iya…Demo ini kan dari keluarganya M. Yahya toh,,Jadi begini,kami ini menghargai konstitusi, dilindungi undang-undang untuk menyalurkan aspirasi. Tapi yang kami sayangkan disini adalah momentnya yang kurang pas, kenapa saya bilang kurang pas karena besok itu kan hari sakralnya kita Morowali Utara, kita syukuran berbahagia, banyak tamu dari daerah-daerah. Ada petinggi-petinggi dari Jakarta, nah kalau besok sementara upacara ada giat begitu terus ada unjuk rasa, kira-kira apa pikiran tamu-tamu itu terhadap daerah kita ini, memberikan kesan negatif yang muncul. Ini kami lagi diskusikan dengan teman-teman agar jangan sampai itu terjadi besok. Kapan terjadi besok itu, kami juga warga khususnya dalam ibu kota ini, kami terpancing dengan suasana itu, itulah yang kami sangat sayangkan. Makanya kalau bisa silahkan unjuk rasa, demo cari hari yang lain lah jangan besok. Saya juga sudah komunikasi dengan pak Kapolres agar jangan besok, karena akan menjadi preseden buruk bagi kita orang Morowali Utara, didepan mata tamu-tamu kita itu saja tidak ada yang lain, orang Bugis bilang sirinya kita ini besok. Kita mau jaga kita punya daerah ini, kita inginkan supaya damai. Kita perlihatkan ke dunia luar damai, aman, jangan perlihatkan hal-hal seperti ini. Bukan kita tidak prihatin dengan kasusnya mereka bukan, karena kita tidak tau kedepan akan bersentuhan dengan hukum atau tidak. Tapi itu yang kami sayangkan, momentnya ini yang kurang pas. Kami menghimbau, janganlah terjadi seperti itu, silahkan berunjuk rasa, tapi kalau bisa jangan besok, digeserlah, karena besok itu banyak tamu sekali kasian, kita dalam ibukota ini kalau ada yang kayak begitu malu kita,” ujar Ustad Faisal Dg Siame melalui sambungan telpon (22/10)

Tidak hanya tokoh agama, tokoh muda pun angkat bicara soal rencana tersebut. Salah satu tokoh muda Morut Arman Purnama Marunduh pun angkat bicara menolak demonstrasi saat HUT Morut,

“Saya jelas menolak Dinda bukan pada subtansi nya karena soal subtansi demo kami tidak mau ikut campur,titik beratkan di situ Dinda,kami menolak demo di hari ulang tahun Morut dimana semua tamu lagi datang di Kodal untuk merayakan hari bersejarah Morut,kalau mau demo di hari lain biar 1 Minggu ko demo kami te urus,tapi jangan di hari bersejarah m
Morut,kami cinta daerah ini,baru di surat sasaran aksi kantor bupati, nah orang libur dan besok ada orang upacara yang dihadiri gubernur,petinggi polri,TNI dan bupati bupati se Sulteng,kami menghargai UU menyalurkan aspirasi cuma waktunya yang tidak tepat,demikian Dinda,” tulis Armand Marunduh (22/10)

Kapolres Morowali Utara AKBP Ade Nuramdani, SH,.S.I.K,.MM yang kami konfirmasi via pesan whatshap, terkait apakah rencana aksi ini telah mendapat ijin, menjawab singkat,

“Tidak ada mas??,” tulis Kapolres Morut melalui pesan WA (22/10)**

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less