Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kepsek SDN 2 Kolaka Diduga Selewengkan Dana BOS

Kepsek SDN 2 Kolaka Diduga Selewengkan Dana BOS

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 2 Kolaka, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, menjadi sorotan. Kepala sekolah berinisial Yan Pokonda diduga menggunakan dana sekolah sekitar Rp10 juta, namun pertanggungjawabannya kepada bendahara disebut belum jelas.

Informasi tersebut mencuat setelah adanya pembicaraan mengenai sejumlah pembayaran yang dilakukan menggunakan dana sekolah. Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Rabu (23/9/2026), Kepala SDN 2 Kolaka Yan Pokonda membenarkan adanya penggunaan dana tersebut.
Namun, ia menyebut dana itu digunakan untuk membayar sejumlah keperluan yang sebelumnya telah dipesan.

“Pinjam ada berapa macam yang saya bayar, iya ada berapa macam yang saya bayar, kenapa bisa sampai sama bapak ini informasi? Maksud saya ini intern, saya sudah bayarkan yang di pesan duluan,” ujar Yan.

Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa dana tersebut memang telah digunakan, namun belum disampaikan kepada bendahara sekolah.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan dan pencatatan dana BOS, khususnya terkait transparansi serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran sekolah.

Selain persoalan dana BOS, SDN 2 Kolaka juga disorot terkait seorang guru PPPK yang telah diangkat untuk bertugas di TK Paawaru.

Guru tersebut terangkat PPPK di TK Paawaru untuk menjalankan penugasan barunya. Namun diduga masih ditahan oleh Kepsek SDN 2 Kolaka. Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, Yan mengatakan masalah itu telah diselesaikan.

“Sudah diselesaikan, sudah diurus itu karena ada pertimbangan-pertimbangan,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai berapa tepatnya dana yang digunakan, untuk keperluan apa saja, serta bagaimana mekanisme pertanggungjawabannya kepada bendahara.

Redaksi juga membuka ruang klarifikasi bagi pihak SDN 2 Kolaka maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less