Habiskan APBD Morut 600 Juta Lebih, Mesin Absen Pegawai Tidak Berfungsi
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
- visibility 6
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara- Mesin absen atau finger print untuk aparatur sipil Negara (ASN) yang di adakan Badan Kepegawaian dan pengembangan SDM Daerah kabupaten Morowali Utara (Morut) senilai Rp. 689.780.000 (Lpse Morut) saat ini tidak ada yang berfungsi.

Dari pantauan media ini dilapangan, absen pegawai yang menghabiskan setengah Milyar lebih APBD ini awalnya dibutuhkan mendesak untuk kepegawaian, nyatanya hanya tergantung-gantung dan tidak terpakai sama sekali.

Pagu anggaran mesin absen
Kondisi ini sangat disayangkan sekali dan dinilai hanya menghamburkan anggaran ratusan juta rupiah.
Masyarakat berharap sejumlah pengadaan barang dan jasa dilingkup Pemda Morut dapat menjadi pintu masuk bagi penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan.

Penyediaan kebersihan
Di Rumah Sakit Kolonodale rekanan yang menyediakan cleening service untuk penyedia jasa kebersihan kantor Cv. Celebes Clening beberapa kali dikeluhkan karyawannya dan menjadi polemik ditengah covid-19.
Mulai dugaan gaji karyawan yang tidak sesuai standar, tidak disediakan Bpjs tenaga kerja bagi karyawannya, hingga berbagai keluhan soal bonus.
Juanda yang menjadi penanggung jawab Cv. Celebes Clening yang coba kami konfirmasi via telpon dan pesan instan belum menjawab.
Dalam penyedia jasa kebersihan kantor di RS Kodal, Pemda mengalokasikan anggaran senilai Rp. 1. 134.031.000 (Lpse Morut)
- Penulis: Redaksi Beritamorut












































Saat ini belum ada komentar