Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Oknum Honorer Inisial N di Dinas Pertanian Morut Diduga Mafia Proyek Minta Jatah 2% Setiap Kontrak.

Oknum Honorer Inisial N di Dinas Pertanian Morut Diduga Mafia Proyek Minta Jatah 2% Setiap Kontrak.

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Kepala Dinas Pertanian Morowali Utara (Morut) Abas Matoori tidak menjawab konfirmasi media soal tudingan mafia proyek di Dinas yang di pimpinnya.

Media ini menerima pengakuan dari 2 orang kontraktor yang pernah berhubungan dengan honorer inisial N di Dinas Pertanian Morut soal setoran proyek.

Kontraktor pertama menceritakan soal inisial N yang minta jatah dalam urusan kontrak proyek pekerjaan dan sejumlah aset tidak wajar milik honorer tersebut.

“Di Dinas Pertanian itu ada honorer N…. yang pegang program bisa dilihat asetnya punya kos-kosan dan kendaraan. Sudah jadi rahasia umum kontraktor harus setor,” ujarnya (14/1)

Peran oknum Honorer inisial N ini sudah sejak pemerintahan sebelumnya. Bahkan pengakuan salah satu kontraktor lain yang mendapat proyek pekerjaan pemerintahan sebelumnya, N minta 2-3% dari tiap kontrak.

“Dia itu minta 2-3% dari tiap kontrak. Saya pernah dapat pekerjaan di Dinas Pertanian masih pemerintahan sebelumnya dia minta 2%. Bayangkan saja berapa Milyar anggaran di Dinas Pertanian dalam satu tahun dan melalui dia yang bagian operator,” ujar sumber yang tidak berkenan namanya di publikasi

Mengenai N dan perannya dalam sejumlah proyek, kontraktor menyebut N tidak ragu-ragu menyampaikan kepada rekanan permintaan fee ini. Permintaan 2% ini dinilai sangat besar bagi kontraktor.

Hal ini menjadi penyebab kualitas pekerjaan yang di laksanakan jauh dari kualitas. Sebab bekerja proyek di Morowali Utara begitu banyak setoran yang harus di penuhi oleh rekanan.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less