Mengabdi Tanpa Sorotan, Kiprah Gina Silvia Togalami, Meneladani Ibu Kartini
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 3
- print Cetak

Ket foto: Anggota DPRD Morut Gina Silvia Togalami (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Di tengah hiruk pikuk politik lokal, nama Gina Silvia Togalami hadir sebagai sosok perempuan yang memilih bekerja dalam sunyi, tetapi berdampak nyata. Kader Partai NasDem dari Kabupaten Morowali Utara ini kembali dipercaya masyarakat untuk periode kedua 2024–2029, sebuah bukti bahwa ketulusan dan konsistensi masih memiliki tempat di hati rakyat.
Ia bukan figur yang gemar tampil di sorotan kamera. Ia juga bukan pimpinan partai di daerah. Namun justru dari kesederhanaan itulah lahir kekuatan: kerja nyata, kepedulian, dan keberpihakan pada masyarakat kecil.
Dalam wawancara mengenai program prioritas periode keduanya, Gina menegaskan fokusnya pada kebutuhan paling mendasar masyarakat.
“Prioritas bantuan ternak buat masyarakat, bantuan rumah-rumah ibadah,” ujarnya singkat, namun sarat makna.(21/4)
Pilihan program tersebut menggambarkan orientasi politik yang membumi. Bantuan ternak berarti keberlanjutan ekonomi keluarga. Bantuan di rumah ibadah berarti penguatan nilai spiritual dan kebersamaan. Ia memahami bahwa kesejahteraan bukan hanya soal angka, tetapi juga soal harapan dan ketenangan hidup masyarakat.
Kesederhanaan, kerendahan hati, dan kepekaan sosial menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya. Tak heran jika ia disebut meneladani Ibu “Kartini” bagi NasDem Morowali Utara. Perempuan yang tidak sekadar hadir dalam politik, tetapi membawa sentuhan empati di dalamnya.
Makna Hari Kartini baginya sangat personal sekaligus universal.
“Untuk mendorong perempuan agar percaya diri, mandiri, dan berani menggapai cita-cita,” tuturnya.
Semangat itu sejalan dengan nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini, sosok yang dikenal sederhana, rendah hati, namun memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Kartini mengajarkan bahwa kekuatan perempuan bukan pada gemerlap jabatan, melainkan pada keberanian memperjuangkan perubahan. Pada kelembutan saat menghadapi masyarakat.
Di Morowali Utara hari ini, semangat itu terasa hidup melalui langkah-langkah kecil yang konsisten. Dan dari ruang-ruang kerja yang mungkin tak selalu terlihat publik, Gina Silvia Togalami terus menulis kisah pengabdian, sunyi, sederhana, tetapi penuh arti bagi masyarakat.
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar