Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Karyawan PT UKK Hilang Diduga Terjatuh dari Tongkang, Aspek Keselamatan Kerja Jadi Sorotan

Karyawan PT UKK Hilang Diduga Terjatuh dari Tongkang, Aspek Keselamatan Kerja Jadi Sorotan

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA – Kecelakaan kerja diduga terjadi di wilayah operasional PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK), tepatnya di Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.

Seorang karyawan bernama Supriadi (31) dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari tongkang saat menjalankan tugas pada Selasa (4/8) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.10 WITA ketika korban melakukan pengecekan kemiringan tongkang di bagian belakang.

Beberapa saat kemudian, rekan kerjanya, Budi, memanggil korban untuk kembali ke bagian depan tongkang. Namun panggilan tersebut tidak mendapat respons.

Karena merasa curiga, Budi bersama pekerja lainnya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Mereka hanya menemukan helm dan sepatu milik korban mengapung di permukaan air. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk meminta bantuan pencarian.

Tim Rescue Pos SAR Morowali bergerak menuju lokasi pada Selasa pukul 18.24 WITA dan tiba sekitar pukul 22.54 WITA. Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (5/8), tim SAR gabungan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan penyisiran di titik diduga korban jatuh serta sepanjang pesisir Pelabuhan Jetty Ganda-Ganda.

“Kami membagi personel ke dalam dua SRU. Satu tim melakukan pencarian di titik diduga korban jatuh menggunakan Aqua Eye, sedangkan tim lainnya menyisir kawasan pesisir di sekitar pelabuhan,” ujar Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi.

Di balik proses pencarian tersebut, insiden ini turut memunculkan pertanyaan mengenai penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional PT UKK.

Mengingat korban diketahui sedang menjalankan tugas di atas tongkang, publik menanti penjelasan perusahaan terkait prosedur kerja yang diterapkan, termasuk apakah korban telah menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, seperti rompi pelampung (life jacket), apakah pekerjaan dilakukan sesuai standar operasional (SOP), serta bagaimana sistem pengawasan saat aktivitas berlangsung di area berisiko tinggi.

Perusahaan juga diharapkan bersikap terbuka mengenai kronologi kejadian, langkah evaluasi yang akan dilakukan, serta bentuk tanggung jawab terhadap korban dan keluarganya apabila ditemukan adanya kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Polsek Petasia, Babinsa, PT UKK, dan masyarakat setempat. Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian di perairan sekitar Pelabuhan Jetty Ganda-Ganda dengan radius pencarian dua mil laut.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Usaha Kita Kinerja Utama belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian maupun penerapan prosedur keselamatan kerja saat insiden tersebut terjadi.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less