Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jalan Licin di Mondowe Dikeluhkan, Warga Petasia Barat Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Jalan Licin di Mondowe Dikeluhkan, Warga Petasia Barat Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Kondisi jalan di Desa Mondowe, Kecamatan Petasia Barat, kembali menuai keluhan warga. Akses utama yang menghubungkan desa dengan pusat kecamatan itu disebut licin dan berbahaya, terutama saat diguyur hujan.
Sejumlah pengendara roda dua mengaku kesulitan melintas karena permukaan jalan berlumpur dan tidak rata. Tak sedikit yang terjatuh akibat kehilangan kendali.

“Ini kondisi jalan di Mondowe hari ini licin dan sudah berapa orang kecelakaan,” ujar salah satu warga yang melintas, Rabu (25/2/2026).

Warga menilai pemerintah terkesan tidak menggubris persoalan yang sudah berulang kali dikeluhkan. Padahal, jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat—mulai dari ke sekolah, pasar, hingga pelayanan kesehatan.

Kondisi ini dinilai bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi sudah menyangkut keselamatan warga. Setiap hari masyarakat harus mempertaruhkan risiko kecelakaan hanya untuk menjalankan aktivitas rutin. Ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah penanganan serius di lapangan.

Masyarakat mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur dasar benar-benar layak dan aman digunakan. Apalagi jalan merupakan urat nadi perekonomian desa. Jika dibiarkan, bukan hanya kecelakaan yang mengintai, tetapi juga terhambatnya distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok warga.

Warga berharap pemerintah segera turun langsung melihat kondisi di lapangan, bukan hanya menerima laporan di atas meja. Perbaikan darurat seperti penimbunan dan pengerasan jalan dinilai mendesak dilakukan sembari menunggu penganggaran permanen.

“Jangan tunggu ada korban yang lebih parah baru diperbaiki,” tegas warga lainnya.

Kini, masyarakat Petasia Barat hanya bisa berharap ada kepedulian nyata dari pemerintah untuk menjawab keluhan yang selama ini terabaikan. Infrastruktur bukan sekadar proyek, melainkan kebutuhan dasar yang menyangkut keselamatan dan kesejahteraan rakyat.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less