Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kopi Bubuk Bencue Menunggu Respon Dinas Terkait, Bisa Dapat Barcode Menuju Rak Alfamidi

Kopi Bubuk Bencue Menunggu Respon Dinas Terkait, Bisa Dapat Barcode Menuju Rak Alfamidi

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 3
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Perjalanan Kopi Bubuk Bencue dari dusun terpencil di Desa Peleru belum berhenti. Setelah dikenal sebagai oleh-oleh khas hingga tingkat nasional, kini para pengelola UMKM bersama pemerintah desa dan dukungan Perseroda tengah berjuang menembus pasar ritel modern dengan target masuk ke jaringan Alfamidi.

Langkah ini bukan perkara mudah. Saat ini, pengelola Kopi Bencue masih menunggu respons dari Dinas Koperasi dan UMKM terkait pengajuan barcode produk, salah satu syarat utama agar produk bisa dipasarkan di ritel modern. Barcode menjadi pintu masuk penting, karena tanpa itu produk tidak dapat tercatat dalam sistem distribusi dan penjualan toko modern.

Bagi masyarakat Peleru, proses ini bukan sekadar urusan administrasi. Ini adalah simbol perjuangan UMKM desa untuk naik kelas. Dari proses panen, pengolahan, hingga pengemasan sederhana yang kini semakin rapi, semua dilakukan dengan harapan kopi khas Bencue bisa berdiri sejajar dengan produk nasional di rak-rak toko modern.

Dukungan Perseroda menjadi angin segar dalam perjalanan ini. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses perizinan, hingga distribusi. Jika barcode terbit dan proses kurasi ritel berjalan lancar, Kopi Bubuk Bencue berpeluang segera hadir di Alfamidi, membawa cerita tentang kerja keras masyarakat desa ke pasar yang lebih luas.

Masuknya Kopi Bencue ke ritel modern bukan hanya soal memperluas penjualan. Lebih dari itu, ini tentang membuka jalan bagi produk UMKM Morowali Utara lainnya agar percaya diri menembus pasar nasional. Sebuah langkah kecil dari Desa Peleru, namun dengan harapan besar bagi masa depan ekonomi desa.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less