Isu Pelantikan Pejabat Menguat Usai MTQ: Kadis Pariwisata dan Kasat PolPP Morut Bakal Diganti?
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
- visibility 12
- print Cetak

Foto: Illustrasi pelantikan pejabat (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IV Tingkat Kabupaten Morowali Utara resmi dimulai malam ini, Kamis, 6 November 2025, hingga 10 November 2025 di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur. Namun, di balik suasana religius kegiatan ini, berhembus kabar adanya agenda penting usai pelaksanaan MTQ: pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut).
Jika benar dilakukan, ini akan menjadi kali pertama Bupati Delis Julkarson Hehi dan Wabup Djira melakukan pergeseran pejabat pada periode kedua kepemimpinan mereka. Informasi yang berkembang menyebut sejumlah jabatan strategis yang dinilai lemah dalam mendukung kinerja pemerintahan, menjadi target perombakan.
Dua OPD yang santer disebut berada dalam sorotan serius adalah:
1. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga
2. Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP)
Kedua dinas ini sebelumnya sempat terseret isu tak sedap. Mereka menjadi bagian dari 8 OPD yang dipanggil pihak kepolisian terkait dugaan keberadaan tenaga honorer “siluman”. Bahkan di SatpolPP, terdapat oknum yang telah dipecat, tetapi justru lulus sebagai PPPK memicu pertanyaan serius soal integritas proses seleksi.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menegaskan pentingnya setiap OPD memiliki target kinerja yang jelas dan terukur. Ini menjadi sinyal kuat bahwa adanya kelemahan dalam sistem administrasi dan pengelolaan SDM akan menjadi alasan utama perombakan jabatan kali ini.
Namun di beberapa dinas, Pemkab Morowali Utara justru berhasil meraih nilai tertinggi dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2023. Prestasi ini menegaskan bahwa roda pemerintahan tetap bergerak baik, namun masih tersisa ruang perbaikan yang perlu segera dibenahi.
Apakah perombakan pejabat benar akan dilakukan? Jika iya, mampukah langkah ini memperkuat kualitas pelayanan publik dan kinerja OPD di Morowali Utara?
Kita tunggu selepas MTQ.
- Penulis: Redaksi Beritamorut






































Saat ini belum ada komentar