Ini Mantan Kades Taende Yang Tersangkut Kasus Mark Up Harga Ambulance
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Senin, 28 Feb 2022
- visibility 3
- print Cetak

Foto mantan Kades Trends/Akun Charles Banangi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto mantan Kades Trends/Akun Charles Banangi
Dalam release media ini, Kepala desa (Kades) Taende Marson Lambengko pertanyakan status temuan inspektorat sekitar 172 juta dari alokasi dana desa (DD) tahun anggaran 2018 yang tidak jelas.
Kepada media ini Kades Taende Kecamatan Mori Atas Kabupaten Morowali Utara ini mengungkap bahwa jelas sekali dalam Berita acara ada temuan inspektorat. Hal ini terkait dengan mark up pengadaan ambulance senilai sekitar 46 juta dan pengadaan pipa senilai 126 juta. Ini terjadi pada kepemimpinan kades sebelumnya Charles Banangi
“Itu pipanya itu barangnya ada tapi tidak bisa digunakan. Itu pipa yang kemarin ada kebijakan inspektorat dibuat jadi aset desa. Jadi desa berhak buat seperti apa. Tapi masyarakat minta digunakan untuk air bersih. Tapi tidak bisa karena itu pipa limbah, sekarang ini pipanya ada di desa. Pembelian pipa tersebut di mark up,” Ujar Kades Taende
Kades Taende mengungkapkan bahwa ada Berita Acara hasil audit inspektorat terhadap mantan kades Taende Charles Banangi.
Media ini berupaya menghubungi Charles Banangi namun sampai berita ini kembali kami release belum bisa terhubung. **
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar