DPRD Morut Imbau Warga Tidak Rayakan Tahun Baru Secara Besar-besaran, Bentuk Empati untuk Korban Bencana
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- visibility 18
- print Cetak

Ket: Ketua DPRD Morut Warda Dg Mamala, dan Wakil Ketua II, H. Ambo Mai (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara mengimbau seluruh masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun baru secara besar-besaran. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah dilanda bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.
Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE, didampingi Wakil Ketua II DPRD Morowali Utara, H. Ambo Mai. (24/12/2025).
“Kami sebagai pimpinan DPRD Morowali Utara mengimbau kepada seluruh masyarakat Morowali Utara agar tidak merayakan tahun baru secara besar-besaran. Ini adalah bentuk empati kita terhadap saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” ujar Warda.
Diketahui, dalam beberapa waktu terakhir sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dilanda bencana alam berupa banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga, terputusnya akses jalan, hingga menimbulkan korban jiwa dan pengungsian di beberapa daerah terdampak.
Warda menegaskan, momentum pergantian tahun sebaiknya dimaknai dengan doa, refleksi, dan kepedulian sosial, bukan dengan pesta yang berlebihan.
“Di saat sebagian saudara kita sedang berjuang menghadapi musibah, sudah sepatutnya kita menunjukkan kepedulian dan solidaritas. Perayaan yang sederhana, doa bersama, dan menjaga keamanan lingkungan jauh lebih bermakna,” tambahnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua II DPRD Morowali Utara, H. Ambo Mai, juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama malam pergantian tahun serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman umum.
DPRD Morowali Utara berharap imbauan ini dapat dipahami dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai wujud rasa kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar