Breaking News :
light_mode
Trending Tags

Ribuan Tangan Menengadah ke Langit Morut, Doa Keselamatan Menggema dari Kolonodale

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOLONODALE – Sekitar 3.000 jamaah memadati Gedung Grand Berlian Mamala (GBM), Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, Sabtu (31/10/2026), dalam kegiatan Istighosah, Doa dan Zikir Bersama yang dirangkaikan dengan peresmian Grand Berlian Mamala.

Kegiatan yang diinisiasi keluarga besar Ketua DPRD Morowali Utara, Hj. Warda Dg Mamala, SE, bersama masyarakat ini berlangsung khidmat. Ribuan jamaah hadir dengan satu harapan, memanjatkan doa agar Morowali Utara senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana dan diberikan kedamaian.

Dalam sambutannya, Hj. Warda Dg Mamala menegaskan bahwa kegiatan tersebut dipersembahkan untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan kelompok maupun golongan.

Menurutnya, Grand Berlian Mamala dibangun bukan sekadar sebagai gedung pertemuan keluarga, melainkan sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan sosial, keagamaan, kemasyarakatan hingga pengembangan UMKM dan perekonomian.

“Tempat ini kami siapkan sebagai wadah pertemuan untuk masyarakat umum. Siapa pun bisa memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan. Kami juga berharap tempat ini bisa memberikan manfaat bagi perkembangan UMKM dan perekonomian masyarakat,” ungkap Hj. Warda.

Lebih dari sekadar peresmian gedung, istighosah dan zikir bersama ini menjadi momentum ikhtiar spiritual di tengah berbagai kondisi yang dihadapi daerah, mulai dari kemarau panjang, kekeringan, kabut asap hingga ancaman bencana lainnya.

Hj. Warda Dg Mamala mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama dan elemen daerah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, melakukan introspeksi serta memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan.

“Kalau bencana itu sudah menjadi ketentuan Allah, kita tidak bisa menghindarinya. Kita hanya bisa berikhtiar dan memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari segala musibah, malapetaka dan bencana yang dapat menimpa daerah serta masyarakat kita,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiah dan ceramah agama oleh Ustadz Ruslan Demanto, dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan.

Sejumlah pejabat daerah, anggota DPRD Morowali Utara, unsur TNI-Polri, perwakilan Kejaksaan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ribuan jamaah turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Melalui istighosah ini, tersirat pesan bahwa ikhtiar membangun daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diiringi penguatan iman, doa, kepedulian dan persaudaraan.

Sebab, ketika masyarakat bersatu dalam doa, harapan akan keselamatan dan keberkahan daerah menjadi kekuatan bersama. Semoga Morowali Utara senantiasa dilimpahi rahmat, dijauhkan dari segala marabahaya dan menjadi daerah yang aman, damai serta penuh keberkahan.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less