Warga Soroti Soal Lambannya Pelayanan Puskesmas Panca Makmur, Kadinkes Morut Langsung Bertindak
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- visibility 4
- print Cetak

Ket; Puskesmas Pancamakmur (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara — Keluhan warga terkait lambannya pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Panca Makmur, Kecamatan Soyo Jaya, Kabupaten Morowali Utara, viral di media sosial Facebook dan menuai beragam kritik dari netizen.
Keluhan tersebut disampaikan oleh akun Facebook Imam Purnama, yang mengaku sebagai orang tua pasien bayi berusia 10 bulan. Dalam unggahannya, ia mempertanyakan tidak adanya dokter sejak pagi hari, sementara anaknya mengalami demam tinggi disertai kejang dan membutuhkan penanganan medis segera.
Menurut Imam, sejak pukul 06.00 Wita pasien sudah berada di fasilitas kesehatan. Namun, hanya mendapat penanganan dari tenaga medis jaga malam berupa pemberian obat, tanpa pemeriksaan dokter. Obat yang diberikan pun disebut sama dengan yang sebelumnya telah diberikan di Pustu Malino Jaya dan tidak menunjukkan perubahan kondisi pasien.
“Kami menunggu dokter, tapi belum ada pemeriksaan apa pun. Justru langsung hendak diberikan surat rujukan,” tulis Imam dalam unggahannya. (15/1)
Ia menegaskan bahwa pihak keluarga tidak menolak rujukan, namun menyayangkan lambannya penanganan sejak pagi hari. Akibat keterlambatan tersebut, kesempatan mendapatkan pelayanan lanjutan di RS Poso pun terlewatkan.
Keluhan semakin tajam lantaran jarak tempuh dari Malino Jaya ke Panca Makmur cukup jauh dengan kondisi jalan yang rusak, sementara pelayanan yang diterima dinilai tidak maksimal.
Unggahan tersebut langsung memicu reaksi warganet yang turut mengkritik absennya dokter jaga, khususnya dalam pelayanan kegawatdaruratan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Morowali Utara, Arif Pascal, menyatakan telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi langsung bersama Kepala UPT Puskesmas Panca Makmur.
“Ini sudah saya komunikasikan dengan Kepala Puskesmas Panca Makmur. Hari ini mereka melaksanakan pertemuan. Sudah diarahkan untuk segera membuat jadwal dokter jaga,” kata Arif Pascal.
Ia menegaskan bahwa pelayanan emergency di puskesmas wajib berjalan 1×24 jam, meskipun puskesmas tersebut berstatus rawat jalan.
“Apalagi bagi tenaga kesehatan yang menggunakan fasilitas rumah dinas, itu memang disediakan untuk mempermudah akses mereka ke tempat pelayanan. Semoga segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Morowali Utara berkomitmen memastikan kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan optimal, khususnya dalam kondisi darurat yang menyangkut keselamatan pasien.
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar