Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tiga Tahun Terakhir, Sekitar 17 Kades Terseret Dugaan Kasus, Animo Pilkades Morowali Utara Tetap Tinggi

Tiga Tahun Terakhir, Sekitar 17 Kades Terseret Dugaan Kasus, Animo Pilkades Morowali Utara Tetap Tinggi

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT – Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, sekitar 17 kepala desa di Kabupaten Morowali Utara (Morut) diduga terseret berbagai persoalan hukum. Data yang dihimpun media ini menunjukkan kasus tersebut beragam, mulai dari sorotan masyarakat, laporan ke aparat penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan, hingga ada yang saat ini sedang diproses di Polda Sulawesi Tengah dan bahkan telah berujung penahanan. Bahkan ada mantan kades yang tengah menjadi DPO Kejari Morut.

Meski demikian, tingginya angka kasus tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk maju dalam kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades).

Animo masyarakat untuk menjadi calon kepala desa justru terlihat sangat tinggi. Hal ini tercermin dari jumlah pendaftar maupun warga yang telah mengambil formulir pendaftaran di sejumlah desa.

Rata-rata setiap desa di Morowali Utara diikuti minimal tiga calon kepala desa. Bahkan di desa-desa yang berada di wilayah potensial, khususnya kawasan lingkar tambang, jumlah peserta Pilkades jauh lebih banyak dibanding wilayah lainnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa jabatan kepala desa masih dianggap memiliki daya tarik besar, baik dari sisi pengabdian maupun peluang mengelola pembangunan desa.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less