Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siti Nur Aviva Toadji, SH Sosok Muda Morut yang Menginspirasi di Momentum Sumpah Pemuda

Siti Nur Aviva Toadji, SH Sosok Muda Morut yang Menginspirasi di Momentum Sumpah Pemuda

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 10
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALU — Di tengah riuh bahagia Wisuda ke-132 Universitas Tadulako (Untad) Palu, senin, 27 oktober 2025. Nama Siti Nur Aviva Toadji, SH menjadi salah satu sosok muda inspiratif yang mencuri perhatian. Dara kelahiran Tarakan, 16 September 2000 ini asal Morowali Utara, resmi menyandang gelar Sarjana Hukum setelah menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Untad.

Di momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025. Kami mencoba mewawancarai Aviva, akrab disapa Gaby. Baginya wisuda kemarin bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah baru menuju cita-cita yang lebih tinggi.

“Motivasi saya melanjutkan studi S2 tentu untuk menambah wawasan dan agar menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua,” tuturnya dengan senyum penuh semangat. (28/10)

Anak pertama dari pasangan Jufri Toadji (ayah) dan Eka Darmiati (ibu) yang keseharian orang tuanya berprofesi sebagai petani dan wiraswasta, Gaby tumbuh dengan nilai-nilai kerja keras dan keteguhan. Dukungan orang tua menjadi sumber kekuatannya untuk terus melangkah.

“Harapan kami sederhana, semoga Aviva punya masa depan yang lebih baik dan bisa bersaing di dunia global, apalagi persaingan SDM di Morowali Utara semakin ketat,” ujar sang ayah.

Rencananya, setelah meraih gelar sarjana, Gaby akan melanjutkan pendidikan Magister Hukum di Jogjakarta. Ia berharap, ilmu yang didapat nantinya bisa bermanfaat bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga untuk masyarakat.

“Minimal ilmu yang saya pelajari bisa saya terapkan demi kepentingan orang banyak. Itu yang paling penting,” ungkapnya mantap.

Sebagai sulung dari tiga bersaudara, dengan adik-adik bernama Muhammad Reyza Abdila Toadji dan Ayra Putri Amalia Toadji, Gaby ingin menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dari desa kecil di Tiu, semangatnya kini membentang luas menuju Jogjakarta, mengusung mimpi besar seorang anak petani untuk menjadi sumber perubahan.

“Tidak ada yang mustahil bagi mereka yang berani bermimpi dan berjuang,” ucap Gaby menutup kisahnya, seolah menegaskan bahwa tekad kuat adalah kunci menuju masa depan gemilang.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less