Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Sejumlah Proyek Dana Desa tidak Transparan, Warga Minta Kejaksaan Periksa Kades Jamorjaya

Sejumlah Proyek Dana Desa tidak Transparan, Warga Minta Kejaksaan Periksa Kades Jamorjaya

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA — Sejumlah warga Desa Jamorjaya, Kecamatan Lemboraya, Kabupaten Morowali Utara, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali Utara untuk memeriksa Kepala Desa Jamorjaya, Weriyo Arjo, terkait tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa.

Keluhan masyarakat mencuat setelah berbagai persoalan dianggap tidak dikelola secara transparan oleh pemerintah desa. Salah satu yang dikeluhkan adalah kekosongan jabatan kepala dusun serta proyek pembangunan riol tahun 2025 di dua titik yang tidak dilengkapi papan informasi proyek.

“Proyek riol di dua titik yang menggunakan Dana Desa, tapi tidak ada papan proyek. Masyarakat mempertanyakan transparansi kepala desa,” ujar Cons, warga desa, kepada media ini, Minggu (7/12).

Proyek riol tersebut diketahui bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Warga menilai tidak adanya papan proyek menghilangkan akses publik untuk mengetahui anggaran, volume pekerjaan, hingga pelaksana kegiatan.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti persoalan perangkat desa. Sekretaris Desa Jamorjaya, Fidelis Ade Pati, disebut mengalami sakit stroke ringan sejak 2024 dan kesulitan berbicara meski sudah menjalani pengobatan. Pada Januari 2025, ia diminta membuat surat pengunduran diri dan posisinya digantikan oleh Kepala Dusun 2, Mas Hari, sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Sekdes.

Namun, sejak Mas Hari menjabat PLT Sekdes, posisi Kepala Dusun 2 justru dibiarkan kosong. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat.

“Dusun 2 tidak memiliki KADUS sampai sekarang. Lalu ke mana honor KADUS itu? Siapa yang menerimanya?” keluh warga.

Masyarakat meminta pihak berwenang, khususnya Kejari Morowali Utara, untuk turun menindaklanjuti dugaan ketidakteraturan administrasi dan rendahnya transparansi dalam penggunaan Dana Desa Jamorjaya.

Kepala desa Jamorjaya, Weriyo Arjo coba kami konfirmasi, sampai berita ini tayang belum memberikan keterangan terkait berbagai tudingan dan permintaan klarifikasi dari warga.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less