PUISI: Banjir, Tidurmu Tetap Nyenyak Tuan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
- visibility 14
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karya: Omm Patende
Malam tak lagi memberi rasa aman
Saat gumpalan awan hitam, pertanda hujan
Hiruk pikuk terdengar sampai ke anjungan
Kenyamanan berubah menjadi ancaman
Hujan deras guyur daerah yang punya kekayaan
Banjir meluap rendam rumah, Masjid dan sekolahan
Tidurmu masih nyenyak tuan
Tak terlihat hadir saat warganya kesusahan
Ahhh,,,besok juga bisa dia datang
Kalau datang dengan bantuan
Seolah memberi kesejukan,
Persoalan kota sekejap terlupakan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar