Proyek Bronjong di Uempanapa Molor
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- visibility 8
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara — Proyek Pembangunan Bronjong Desa Uempanapa, Kecamatan Bungku Utara, yang dibiayai dari APBD Kabupaten Morowali Utara Tahun Anggaran 2025, hingga kini belum juga rampung.
Padahal, sesuai papan informasi proyek, pekerjaan bernilai Rp181.556.000 tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 42 hari kalender, terhitung sejak 12 November hingga 23 Desember 2025.
Fakta di lapangan menunjukkan, hingga pertengahan Januari 2026, progres pekerjaan masih menyisakan sejumlah bagian yang belum dikerjakan. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, mengingat batas waktu pelaksanaan telah lama terlewati.
Proyek yang dilaksanakan oleh CV Berkah Menara Wirasena ini seharusnya berfungsi sebagai pengaman tebing dan pencegah abrasi sungai yang rawan longsor. Namun keterlambatan penyelesaian justru berpotensi membahayakan warga, terutama saat curah hujan tinggi.
Warga setempat mempertanyakan pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Daerah (PUPRPKPD) Morowali Utara, termasuk kejelasan sanksi terhadap penyedia jasa jika terbukti tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.
“Kalau sudah lewat waktu, harusnya ada penjelasan resmi. Ini uang negara, dan menyangkut keselamatan warga,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. (13 Januari 2026)
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun dinas teknis terkait alasan keterlambatan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar