Pimpin 23 Partai U14 tidak Dibayar, Sejumlah Wasit FOSNAS Akan Laporkan Ketua Panitia ke Polres Morut
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 277
- print Cetak

Oplus_0
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA — Kisruh pelaksanaan Forum Operator Sepakbola Nasional (FOSNAS) Seri Provinsi Sulawesi Tengah di Morowali Utara kembali mencuat. Setelah sebelumnya persoalan hadiah juara menjadi sorotan, kini sejumlah wasit mengaku belum menerima honor pertandingan.
Persoalan tersebut bahkan berpotensi berujung pada laporan ke Polres Morowali Utara apabila honor para wasit tidak segera diselesaikan oleh panitia.
Sejumlah wasit berlisensi C3 yang memimpin pertandingan kelompok U14 di Lapangan Londi, Morowali Utara, mengaku belum menerima pembayaran untuk pertandingan yang mereka pimpin.
Tercatat terdapat sekitar 23 pertandingan U14 di Lapangan Londi yang disebut belum dibayarkan honornya. Pertandingan tersebut dipimpin oleh lima orang wasit.
“Dalam 1 hari itu ada 8 partai pak, bayangkan saja wasit itu hanya istirahat makan setengah jam langsung memimpin pertandingan lagi. Ada sekitar 23 partai tidak dibayar sama sekali,” ujar perwakilan wasit kepada media ini, Senin (5/10/2026).
Jika dihitung secara keseluruhan, total honor lima orang wasit yang belum dibayarkan mencapai Rp9,7 juta.
Sejumlah wasit yang memimpin pertandingan tersebut di antaranya Yon Gossal, Ridho Limpatuku dan Heru Sukmawan.
Para wasit mengaku sebelumnya mendapat janji pembayaran pada Minggu malam, 4 Oktober 2026. Namun hingga Senin malam, 5 Oktober 2026, pembayaran tersebut belum juga terealisasi.
Kondisi itu membuat pihak perwasitan mulai mengambil sikap tegas.
Perwakilan wasit di wilayah Mori Atas dan Mori Utara menyatakan, apabila dalam minggu ini honor tersebut tidak juga diselesaikan, pihaknya akan menempuh langkah hukum dengan melaporkan Ketua Panitia FOSNAS, Erwin Pehopu, ke Polres Morowali Utara.
“Jika tidak ada niat baik selesaikan honor wasit secepatnya. Karena dijanji tadi malam sampai malam ini belum ada. Kami akan laporkan ke Polres Morut,” tegas perwakilan wasit.
Sementara itu, upaya media ini untuk mengonfirmasi Ketua Panitia FOSNAS, Erwin Pehopu, belum membuahkan hasil. Nomor telepon yang dihubungi dalam kondisi tidak aktif.
Jika benar tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat, persoalan honor wasit ini berpotensi masuk ke ranah hukum. Para wasit menegaskan laporan ke Polres Morowali Utara akan menjadi langkah yang ditempuh apabila janji pembayaran kembali tidak terealisasi.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar