Pengadaan Fiktif Kain Tenun Alor Diduga Menyeret Selingkuhan Kades
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- visibility 29
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Dugaan korupsi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2022 untuk kelompok pengrajin kain tenun Alor desa Bimorjaya kembali mencuat.
Dugaan korupsi BKK ini ikut dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Morowali Utara oleh masyarakat. Dari sejumlah informasi yang dihimpun media ini, selingkuhan kades yang ramai jadi sorotan diduga adalah pihak yang mengadakan bahan kain tenun Alor namun tidak pernah ada sampai saat ini.
“BKK tahun 2022 tidak jelas pak, dugaan awal mula perselingkuhan disitu pak,”ungkap warga
Pengadaan kain tenun Alor ini di anggarkan dari APBD Morut tahun 2022 senilai 30 juta. Kasus ini di soroti warga setelah Kades Bimorjaya digrebek warga kedapatan tengah berada dirumah s
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar