Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Yaristan Palesa, dari Podcast, Silaturahmi Jurnalis, Hingga Kunjungan Kemanusiaan

Yaristan Palesa, dari Podcast, Silaturahmi Jurnalis, Hingga Kunjungan Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 36 menit yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALU — Anggota DPRD Morowali Utara (Morut), Yaristan Palesa, SH, mengisi kunjungannya di Kota Palu dengan agenda silaturahmi bersama para jurnalis, Selasa (25/8/2026).

Yaristan hadir dalam Podcast Radar Palu dan berbincang santai dengan sejumlah jurnalis. Dalam kesempatan itu, legislator yang terpilih dari Dapil 1 Morut—meliputi Petasia, Petasia Timur dan Petasia Barat—membagikan cerita tentang perjalanan politiknya hingga kembali dipercaya masyarakat untuk periode kedua, 2024–2029.

Dapil 1 dikenal sebagai salah satu dapil paling ketat atau “dapil neraka”. Para kandidat yang bertarung berasal dari berbagai latar belakang kuat, mulai dari ketua partai, pimpinan organisasi hingga tokoh-tokoh yang memiliki basis massa dan kemampuan finansial.

Yaristan mengaku dirinya pun sempat tidak yakin dapat kembali memenangkan pertarungan tersebut.

Namun, ia memilih merawat basis masyarakat dengan pendekatan yang menurutnya sederhana tetapi penting. Ada tiga kelompok yang menjadi perhatian, yakni para lanjut usia (lansia), kaum ibu-ibu, serta bantuan yang tepat guna. Mulai dari sektor pertanian, peternakan hingga rumah ibadah Gereja dan Masjid.

“Bantuan yang saya berikan sifatnya tepat guna, seperti bantuan pertanian, peternakan, serta rumah-rumah ibadah, baik gereja maupun masjid,” ungkapnya.

Di tengah kesibukannya sebagai anggota DPRD, Yaristan juga berusaha membagi waktu dengan aktivitas pelayanan sebagai penatua, di Gereja Bahtera Kasih Kolonodale.

Baginya, pelayanan kepada sesama bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian penting dari kehidupan.

“Urusan-urusan pelayanan itu harus menjadi prioritas, apalagi kalau untuk membantu sesama,” ujarnya.

Usai podcast, Yaristan melanjutkan silaturahmi dengan makan siang bersama sekitar 26 jurnalis di Kota Palu. Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban, diselingi diskusi mengenai berbagai persoalan daerah dan kehidupan masyarakat.

Namun, agenda Yaristan Palesa hari itu belum selesai.

Sekitar pukul 20.00 WITA, Selasa malam, ia mengunjungi Pdt. Yetty Engka, warga Desa Moleono yang masih terbaring lemah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

Pertemuan itu berlangsung penuh haru. Yaristan bertemu langsung dengan Pdt. Yetty Engka, menggenggam erat tangannya dan memberikan semangat agar tetap kuat menjalani proses pemulihan.

“Saya sedih sekali lihat Ibu Yetty Engka. Tapi semangatnya luar biasa,” ujar Yaristan.

Hari itu menjadi gambaran lain dari sosok Yaristan Palesa: dari ruang podcast dan diskusi bersama para jurnalis, berlanjut ke meja makan dalam suasana persahabatan, kemudian ditutup dengan sebuah kunjungan kemanusiaan, kepada warga yang sedang berjuang untuk pulih.

Bagi Yaristan palesa, politik bukan hanya tentang kursi dan kekuasaan, tetapi tentang bagaimana tetap hadir, melayani dan memberi manfaat ketika masyarakat membutuhkan.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less