Breaking News :
light_mode
Trending Tags

Muhidin M. Said Tegaskan Soal Ambulans Golkar Morut

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 267
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA — Polemik pemanfaatan ambulans Partai Golongan Karya (Golkar) yang diperuntukkan bagi masyarakat Morowali Utara kembali menjadi sorotan.

Tokoh politik senior Golkar sekaligus Anggota DPR RI asal Sulawesi Tengah, Muhidin Mohamad Said, yang menjabat Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, meminta agar ambulans tersebut digunakan sesuai peruntukannya, yakni membantu masyarakat di Kabupaten Morowali Utara.

Pernyataan itu disampaikan Muhidin setelah media ini mempertanyakan mengenai keberadaan dan pemanfaatan ambulans Golkar Morut yang disebut tidak banyak terlihat digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat di daerah tersebut.

“Saya juga pernah tegur kenapa itu ambulans untuk masyarakat di Morut, dipakai di Palu. Kalau begitu tanya sama Pak Waris, itu juga bukan untuk pribadi,” ujar Muhidin, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Muhidin, keberadaan ambulans tersebut semestinya menjadi bagian dari pelayanan sosial Partai Golkar kepada masyarakat, khususnya warga Morowali Utara yang membutuhkan bantuan transportasi medis maupun pelayanan kemanusiaan lainnya.

Ia menegaskan, jika sejak awal ambulans tersebut diserahkan untuk masyarakat Morowali Utara, maka pemanfaatannya idealnya diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

“Ambulans itu untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah kader Partai Golkar Morut juga menegaskan bahwa ambulans yang ada pada Waris Kandori agar dikembalikan.

Saat dikonfirmasi media ini, Waris Kandori yang diketahui beberapa waktu lalu keluar dari Partai Golkar Morut, menegaskan ambulans tersebut bukan milik Golkar, tetapi milik Yayasan yang diketuainya.

“Ini yayasan punya, saya ketua yayasan, yayasan Bahtera Doa Indonesia. Ini ada berita acara,”ujar Waris Kandori

Waris Kandori juga mengatakan, memang pihak Golkar minta ambulans dikembalikan. Tetapi ambulans tersebut bukan milik Golkar.

Sirine Ambulans tersebut, terlihat ramai dalam perdebatan dan saling klaim, namun sunyi dalam gerakan kemanusiaan.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less