Kursi Kosong di Paripurna Awal Tahun, Dua Unsur Pimpinan, Bupati dan Wabup Morut Absen
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- visibility 4
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Rapat Paripurna DPRD Morowali Utara dalam rangka pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026, menyisakan sorotan serius. Pasalnya, rapat penting di awal tahun tersebut diwarnai ketidakhadiran sejumlah pejabat kunci, baik dari unsur legislatif maupun eksekutif.
Dua kursi pimpinan DPRD Morut, yakni Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II, tampak kosong. Dari pihak eksekutif, Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara juga tidak hadir, dan hanya diwakili oleh Sekretaris Daerah Morut, Musda Guntur. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai komitmen dan keseriusan para pejabat daerah dalam mengawali agenda pemerintahan dan pembangunan.
Rapat Paripurna tersebut tetap dilaksanakan dan dipimpin oleh Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE, serta dihadiri 16 anggota DPRD. Namun, absennya sejumlah figur strategis pada rapat paripurna pembuka dinilai menjadi sinyal kurang ideal bagi semangat sinergi antara legislatif dan eksekutif.
Publik pun mempertanyakan, jika pada rapat paripurna awal saja kehadiran tidak maksimal, bagaimana sinergi akan terbangun secara kuat dalam menata dan mengawal pembangunan Morowali Utara ke depan. Situasi ini menjadi catatan penting agar ke depan, agenda-agenda strategis daerah dihadiri secara penuh sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
- Penulis: Redaksi Beritamorut





































Saat ini belum ada komentar