Breaking News :
light_mode
Trending Tags

Kemarau Melanda, Warga Moleono Terpaksa Gunakan Air Keruh Sungai Laa

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA – Musim kemarau mulai menyulitkan warga Desa Moleono, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara.

Selama kurang lebih dua minggu, pasokan air bersih di desa tersebut tidak berfungsi normal, sehingga masyarakat terpaksa memanfaatkan air Sungai Laa yang keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini membuat warga harus mengangkut air sungai untuk keperluan mencuci dan mandi, meski kondisi air yang keruh menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan dan kelayakannya untuk digunakan.

“Kondisi saat ini musim kemarau, air di desa tidak berfungsi normal. Maka masyarakat yang berinisiatif sendiri menggunakan air dari Sungai Laa yang keruh untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar salah satu warga, Minggu, (18/10/2026).

Warga berharap ada pihak yang berbaik hati membantu menyediakan air bersih, salah satunya melalui bantuan mobil tangki pemadam kebakaran (Damkar), sambil menunggu solusi dari pemerintah.

Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat perhatian agar kebutuhan dasar warga terhadap air bersih dapat terpenuhi. Sebab, air bersih merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa ditunda, terlebih di tengah kondisi kemarau yang mulai berdampak pada kehidupan sehari-hari.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less