Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Karyawan PT ODEL Ditemukan Selamat di Hutan, Bertahan Hidup dengan Makan Pucuk Rotan

Karyawan PT ODEL Ditemukan Selamat di Hutan, Bertahan Hidup dengan Makan Pucuk Rotan

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA – Zulfikar, karyawan PT ODEL yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (22/1/2026), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (28/1/2026) di wilayah hukum Polsek Lembo.

Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WITA di kebun Lembosunsuli, Desa Lembobelala, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara, oleh seorang warga setempat bernama Serpinorci Pemani (52).

Saat ditemukan, Zulfikar terlihat lemah dan kebingungan. Kepada saksi, ia bahkan sempat bertanya, “Saya di mana ini?”, yang kemudian dijawab bahwa dirinya adalah orang yang selama ini dicari-cari.

Korban pun membenarkan bahwa dialah orang yang dilaporkan hilang.
Selama hampir sepekan tersesat di kebun dan hutan, Zulfikar mengaku bertahan hidup dengan memakan pucuk rotan dan minum air sungai. Tidak adanya bekal serta keterbatasan kondisi membuat pucuk rotan muda menjadi satu-satunya sumber makanan yang bisa ia temukan untuk menahan lapar.

Setelah ditemukan, saksi membawa korban ke rumahnya yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan guna mengamankan korban.

Tidak lama kemudian, pihak Kapolsek Lembo IPTU Marsel Yosef yang menerima laporan dari masyarakat dan segera menuju lokasi.

Sekitar pukul 15.30 WITA, Kapolsek Lembo membawa Zulfikar ke Mako Polsek Lembo untuk dilakukan pengamanan serta pemeriksaan awal terkait peristiwa yang dialaminya selama hilang.

“Beliau berjalan mengikuti suara sensor sampai bisa menembus kebun warga,”ujar Kapolsek

Penemuan Zulfikar mengakhiri pencarian yang dilakukan selama beberapa hari terakhir dan menjadi kisah perjuangan bertahan hidup di alam terbuka. Pucuk rotan yang selama ini dianggap tanaman biasa, menjadi penopang hidup korban hingga akhirnya berhasil ditemukan warga.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less