Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dishub Morut Tanggapi Keluhan Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Siliti

Dishub Morut Tanggapi Keluhan Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Siliti

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 10
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Penumpang Keluhkan Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ferry Siliti, Dishub Jelaskan Kendala Operasional
Penumpukan kendaraan terjadi di Pelabuhan Ferry Siliti pada momentum arus balik pasca Lebaran.

Sejumlah penumpang mengeluhkan lamanya antrean dan berharap adanya penambahan armada maupun jadwal penyeberangan.

Salah satu penumpang, Jhon, mengungkapkan harapannya agar pihak terkait mengantisipasi lonjakan penumpang setelah jadwal kapal libur pada 21–22 Maret. Menurutnya, penambahan kapal atau setidaknya penambahan frekuensi trip sangat dibutuhkan.

“Kami berharap kemarin karena tanggal 21 dan 22 kapal libur, seharusnya tanggal 23 sudah diantisipasi dengan dua kapal ferry. Kalau tidak memungkinkan, minimal ada dua kali penyeberangan dalam sehari supaya kendaraan tidak menumpuk di pelabuhan,” ujarnya, Jumat (27/3).

Menanggapi keluhan tersebut, Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Morowali Utara, Amos Lawalata, menjelaskan kondisi operasional kapal saat ini memang memiliki sejumlah keterbatasan.

Ia menyebutkan bahwa KMP Dolosi yang melayani penyeberangan saat ini tidak lagi mendapat subsidi BBM dari pemerintah pusat, sehingga operasional kapal harus memperhitungkan biaya agar tetap bisa berlayar.

Selain itu, armada yang tersedia hanya satu unit kapal. Upaya meminta bantuan kapal dari pelabuhan terdekat juga belum memungkinkan karena tidak ada armada pendukung yang siap membantu.

Menurutnya, untuk menambah trip penyeberangan tidak bisa dilakukan secara instan karena harus mempertimbangkan kesiapan BBM, kondisi kesehatan kru/ABK, kesiapan petugas darat, serta perhitungan biaya operasional perjalanan pulang–pergi.

“Baik..trimakasih pak…(1). KMP Dolosi saat ini tidak disubsidi BBM nya oleh pemerintah pusat..jadi harus mencari dan untung untuk bisa tetap jalan..(2). Kapal yang tersedia hanya 1 unit..kalau ada pelabuhan terdekat yg tersedia kapal pendukung mungkin bisa di minta bantuan ( tapi tidak ada) (3). Untuk bisa lakukan trip tambahan perlu di liat kesiapan BBM..kesiapan kesehatan crew/ abk…kesiapan petugas darat….dan harus dhitung biaya bolak balik,”ujarnya

Meski demikian, Dishub memastikan penyeberangan di Pelabuhan Ferry Siliti masih berjalan relatif lancar, walaupun terjadi peningkatan antrean kendaraan pada masa arus balik Lebaran.

Pemerintah daerah pun terus memantau situasi untuk mencari solusi terbaik demi kenyamanan masyarakat.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less