Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Beredar Rekaman Pihak Internal Sebut Dugaan Permainan Uang Penerimaan Karyawan Lokal PT. NNI

Beredar Rekaman Pihak Internal Sebut Dugaan Permainan Uang Penerimaan Karyawan Lokal PT. NNI

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Dugaan permainan uang dalam proses perekrutan tenaga kerja lokal mencuat di PT. NNI yang beroperasi di Kabupaten Morowali Utara (Morut). Isu tersebut terungkap setelah media ini menerima sebuah rekaman dari pihak internal saat memberikan tanggapan terhadap pemecatan salah satu security.

Dalam rekaman itu, humas tersebut menyampaikan bahwa tim audit internal sebelumnya sempat menerima informasi mengenai adanya dugaan praktik permainan uang di lingkungan HRD, khususnya terkait penerimaan tenaga kerja lokal. Meski begitu, ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada bukti kuat mengenai aliran dana atau siapa saja yang terlibat.

“Apa yang terjadi dengan HR saat ini menjadi terbuka. Bulan lalu tim internal audit kami mendengar isu adanya permainan uang dalam penerapan tenaga kerja lokal, namun belum ada bukti yang terang-benderang, termasuk aliran dananya ke mana,” demikian penggalan pernyataan dalam rekaman tersebut.

Dalam rekaman itu, humas juga menilai bahwa pihak HRD diduga melakukan tindakan tidak profesional terhadap oknum karyawan yang diberhentikan. Ia menyebut dua sosok berperan penting di bagian HRD, masing-masing berinisial S dan Mr. P.

Namun ketika dikonfirmasi oleh media ini terkait isi rekaman tersebut, humas yang bersangkutan memberikan klarifikasi. Ia menyebut bahwa pernyataan dalam rekaman itu adalah pendapat pribadi, bukan sikap resmi perusahaan.

“Baik pak, namun itu pendapat pribadi, tidak mewakili perusahaan. Dan sepertinya voice note ini seharusnya tidak keluar karena sifatnya pribadi. Terima kasih,” tulisnya melalui pesan WhatsApp pada 4 Desember.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Sementara itu, publik menanti tindak lanjut dari audit internal untuk memastikan kejelasan informasi yang beredar.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less