PT CAN dan Polisi Respons Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Petumbea
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 52
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- PT Cipta Agro Nusantara (CAN) merespons kebakaran lahan milik masyarakat seluas 0,4 hektare di Desa Petumbea, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Selasa (6/10/2026). Kesiapsiagaan personel dan dukungan sarana pemadaman membuat api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas.
Dalam penanganan kebakaran di wilayah Ring 1 perusahaan tersebut, PT CAN mengerahkan tiga personel tim patroli, tujuh personel Tim Kanggap Darurat (TKTD), dan satu asisten. Proses pemadaman dan pendinginan turut didukung satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar).
Setelah api berhasil dipadamkan, tim melanjutkan proses pendinginan menggunakan unit damkar untuk memastikan kondisi di lokasi tetap terkendali. Kebakaran tersebut terjadi di lahan milik masyarakat.
Manajemen PT CAN, Dannyan Taba Rahim, mengatakan kesiapsiagaan personel dan ketersediaan sarana pemadaman menjadi bagian penting dalam merespons kejadian kebakaran di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurut dia, koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat juga diperlukan untuk mempercepat penanganan serta mencegah api meluas.
“Respons cepat dan koordinasi yang baik menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran lahan. Kami terus mendorong kesiapsiagaan tim di lapangan serta memperkuat sinergi dengan aparat dan masyarakat untuk mencegah kebakaran meluas,” ujar Dannyan.
Dia menambahkan, upaya pencegahan terus dilakukan melalui patroli dan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Perusahaan juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Petumbea dan Bintangor Mukti dari Polsek Lembo, Polres Morowali Utara, Elisafan Batongawa mengapresiasi respons cepat PT CAN dalam menangani kebakaran tersebut. Menurut dia, kesiapan peralatan, personel, dan koordinasi antara perusahaan, kepolisian, serta masyarakat membantu mempercepat proses pemadaman.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh karyawan PT CAN atas respons cepat dalam penanganan kebakaran lahan di Blok Golof. Berkat kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi yang baik dengan kepolisian serta masyarakat, api dapat segera dipadamkan sehingga tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujarnya.
Dia menilai sinergi antara perusahaan, aparat keamanan, dan masyarakat perlu terus dipertahankan untuk mengantisipasi potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau.
Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat dan karyawan untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun serta tetap aktif melakukan patroli dan pemantauan di wilayah masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat dan karyawan agar tidak membakar lahan dengan alasan apa pun. Apabila menemukan titik api sekecil apa pun, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat agar dapat ditangani secepatnya,” katanya.
Upaya pencegahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara perusahaan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran lahan yang lebih luas.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar