Proyek Gedung Cytotoxit Rp1,2 Miliar Mulai Dikerjakan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 70
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA — Pembangunan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, mulai menunjukkan progres. Salah satunya proyek Pembangunan Gedung Cytotoxit dengan pagu anggaran mencapai Rp1,26 miliar yang kini mulai dikerjakan.
Proyek tersebut merupakan bagian dari pembangunan fasilitas kesehatan RSUD Kolonodale yang bersumber dari APBD Kabupaten Morowali Utara Tahun Anggaran 2026.
Selain Gedung Cytotoxit, terdapat pula proyek Pembangunan Gedung Cathlab dengan pagu sebesar Rp2.281.300.000. Jika digabungkan, total pagu kedua proyek tersebut mencapai sekitar Rp3,54 miliar.
Berdasarkan data pada sistem pengadaan elektronik (LPSE), proyek Gedung Cytotoxit dimenangkan oleh CV Mandiri Putra Membangun, yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi No. 03, Kota Palu.
Sementara proyek pembangunan Gedung Cathlab dimenangkan oleh CV Richard Perdana, yang beralamat di Kelurahan Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso.
Data LPSE mencatat HPS pembangunan Gedung Cytotoxit sebesar Rp1.259.853.055,55, sedangkan HPS proyek Gedung Cathlab mencapai Rp2.281.183.572,42.
Dari pantauan media ini pada Selasa, 22 September 2026, pekerjaan pembangunan Gedung Cytotoxit terlihat sudah mulai berjalan.
Sementara itu, pembangunan Gedung Cathlab hingga saat ini belum terlihat dimulai.
“Gedung cathlab belum jalan, infonya rencana dibangun dekat gedung hemodialisa,” ungkap sumber media ini.
Dua proyek tersebut menjadi perhatian karena menggunakan anggaran publik dengan nilai lebih dari Rp3,5 miliar.
Publik tentunya berharap proses pembangunan tidak hanya berjalan sesuai target waktu dan kontrak, tetapi juga menghasilkan bangunan yang berkualitas, sesuai spesifikasi teknis serta benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Morowali Utara.
Terutama untuk fasilitas yang berkaitan langsung dengan pelayanan medis, kualitas pekerjaan dan ketepatan penggunaan anggaran menjadi hal penting yang patut diperhatikan selama proses pembangunan berlangsung.
Media ini akan terus memantau perkembangan kedua proyek tersebut.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar