Baru Lima Bulan Bekerja di PT UKK, Supriadi Berpulang Saat Bertugas, Tinggalkan Seorang Anak yang Masih TK
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 118
- print Cetak

Ket foto: Almarhum Supriadi (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – Duka mendalam menyelimuti keluarga Supriadi (31), karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK), yang ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian usai diduga terjatuh dari tongkang di kawasan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara.
Di balik musibah ini, tersimpan kisah pilu. Supriadi diketahui baru sekitar lima bulan merantau ke Morowali Utara untuk bekerja di bagian Jetty PT UKK demi menghidupi keluarganya. Kini, ia meninggalkan seorang anak yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) serta keluarga yang harus menerima kenyataan pahit kepergiannya.
Jenazah Supriadi tiba di kampung halamannya di Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis (6/8) pukul 11.30 wita dan di makamkan pada pukul 12.00 wita.
“Jenazah tadi tiba di kampung jam 11.30 wita, disembahyangkan di Masjid kemudian dimakamkan jam 12.00 wita,”ujar salah satu perwakilan keluarga.
Menurut pihak keluarga, beberapa perwakilan PT UKK turut mengantar jenazah hingga ke Bantaeng dan saat ini berada di rumah duka sebagai bentuk pendampingan kepada keluarga korban.
Kepergian Supriadi meninggalkan duka yang mendalam, terutama bagi istri dan anaknya yang masih berusia dini. Harapan seorang ayah yang merantau demi masa depan keluarga harus terhenti setelah baru lima bulan menjalani pekerjaannya di Morowali Utara.
Sampai sejauh ini pihak PT. UKK belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang terjadi.
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar