Kasus Lampu Jalan: Mantan Kadis Perhubungan Morut Akan Jadi Tersangka?
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
- visibility 14
- print Cetak

Foto: Illustrasi AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kolonodale, — Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan lampu jalan tenaga surya pada Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali Utara tahun anggaran 2023 terus berlanjut. Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali Utara kini menggandeng ahli elektrikal dari Universitas Tadulako untuk melakukan pemeriksaan teknis terhadap titik-titik lampu yang menjadi objek perkara.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Morowali Utara, Muhammad Faizal Alfitrah saat memberikan keterangan pers secara tertulis bulan juli 2025, mengatakan pemeriksaan ahli merupakan bagian penting dalam memastikan kesesuaian antara spesifikasi teknis dengan dokumen kontrak pengadaan.
“Assalamualaikum, selamat siang teman-teman semua. Update perkembangan penyidikan lampu jalan — saat ini ahli elektrikal dari Universitas Tadulako telah melakukan pemeriksaan terhadap titik-titik lampu jalan pengadaan Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali Utara tahun 2023,” ujar Faizal, (4 juli 2025)
Proyek pengadaan lampu jalan tenaga surya senilai Rp3,73 miliar tersebut diduga sarat penyimpangan. Sejauh ini, enam kontraktor dan total lima belas saksi telah diperiksa oleh tim penyidik.
Sekitar 200 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi objek pengadaan itu terpasang di berbagai wilayah, mulai dari kawasan Kota Kolonodale di Kecamatan Petasia Timur, hingga wilayah Lembo, Lembo Raya, Mori Utara, dan Mamosalato.
Dugaan keterlibatan mulai mengarah pada mantan Kepala Dinas Perhubungan Morowali Utara berinisial II. Ia diduga memiliki peran penting dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek tersebut.
Sumber internal kejaksaan menyebutkan, penyidik tengah menunggu hasil pemeriksaan lapangan oleh ahli elektrikal untuk memperkuat konstruksi hukum sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Kejari Morowali Utara menegaskan akan menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan. Hasil pemeriksaan teknis oleh ahli diharapkan segera rampung agar penyidik dapat melangkah ke tahap berikutnya, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar