Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Daerah » Bergelut dengan Lumpur Selama Lima Jam di Jalan Lemowalia-Salubiro

Bergelut dengan Lumpur Selama Lima Jam di Jalan Lemowalia-Salubiro

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
  • visibility 9
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Jalan Lemowalia-Salubiro kecamatan Bungku Utara kabupaten Morowali Utara (Morut) rusak parah. Warga berjalan di atas lumpur selama 5 jam untuk tembus ke perkampungan. Sabtu, 13 juli 2024.

Dari keterangan warga kepada media ini, mereka harus bertarung di atas lumpur. Roda motor sama sekali tidak bergerak, harus 5 orang yang mendorong.

“Sekarang ini musim hujan lumpur sepanjang jalan. Sampai 5 jam baru tembus,”ungkap warga (14/7)

Pemerintahan saat ini memperbaiki jalan tersebut melalui proyek rekonstruksi dari jalan Lemo-Lemowalia saja dengan menggunakan APBD tahun 2022 senilai Rp. 8.334.999.999.

Foto: Tangkapan layar LPSE Morut jalan Lemo-Lemowalia

Di Pemerintahan sebelumnya jalan menuju Lemowalia menghabiskan anggaran yang sangat banyak.

Daftar paket terkait akses jalan Lemowalia Salubiro Tahun 2019 ;

• Peningkatan struktur jalan Lemo-Lemowalia (12.850.000.000)
• Pembangunan jalan Lemowalia-Salubiro (1.425.000.000)
• Pengawasan peningkatan struktur jalan Lemo-Lemowalia (200.000.000)
• Perencanaan jalan Tanakuraya-Salubiro (200.000.000)
• Pembangunan jalan Tanakuraya-Salubiro (2.000.000.000)

Total dana habis 16.675.000.000 (Hampir 17 M)

Warga di pedalaman Morowali Utara seolah belum merasakan nikmatnya kemerdekaan. Mereka harus bergelut dengan lumpur dan berjuang demi tetap bertahan hidup.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less