Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Wajah Lapangan Morokoa Kolondoale , Ramai Kegiatan, Sepi Kesadaran Lingkungan. Sampah berserakan

Wajah Lapangan Morokoa Kolondoale , Ramai Kegiatan, Sepi Kesadaran Lingkungan. Sampah berserakan

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 12
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kolonodale — Lapangan Morokoa kini menjadi pusat keramaian warga Kota Kolonodale, ibu kota Kabupaten Morowali Utara (Morut). Dalam sebulan terakhir, berbagai kegiatan silih berganti digelar di tempat ini. Mulai dari ajang olahraga, hingga kegiatan hoya-hoya yang selalu menyedot perhatian masyarakat. Ini wajah ibu kota Kolonodale. Minggu, (5/10/2025).

Namun di balik semaraknya berbagai acara tersebut, tersisa satu persoalan yang seolah luput dari perhatian: sampah yang berserakan di mana-mana. Seusai kegiatan, lapangan yang menjadi kebanggaan warga itu tampak kotor, dipenuhi plastik makanan dan botol minuman, tanpa ada upaya serius untuk membersihkannya.

Minimnya kesadaran pengunjung dan lemahnya tanggung jawab penyelenggara kegiatan terhadap kebersihan menjadi masalah klasik yang terus berulang. Banyak warga datang menikmati hiburan, namun sedikit yang peduli untuk membuang sampah pada tempatnya.

Seharusnya, setiap kegiatan yang melibatkan massa besar disertai penyediaan tempat sampah memadai serta koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar penanganan limbah pascakegiatan dapat berjalan tertib.

Lapangan Morokoa semestinya menjadi ruang publik yang tidak hanya ramai oleh tawa dan musik, tapi juga mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan dan tanggung jawab lingkungan. Tanpa itu, keramaian hanya akan meninggalkan jejak kotor yang merusak wajah kota Kolonodale sendiri.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less