Story Facebook Warga Ganda-ganda Picu Reaksi, Organisasi WIA Morut Siapkan Laporan Polisi
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 1.068
- print Cetak

Ket foto: Ketua WIA Kab. Morut, Mira Rahmawati, S.Pd.I (Sumbe foto: MCDD)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – Sebuah unggahan story di sosial media (sosmed) Facebook yang dibuat salah satu warga Desa Ganda-ganda berinisial AL, Minggu (13/9/2026), memicu reaksi dari pengurus Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Ranting Ganda-ganda.
Unggahan tersebut menampilkan sebuah video dengan lagu bernuansa Islami yang disertai tulisan “bukan wia, tp mafia”. Tulisan tersebut kemudian dianggap oleh sejumlah pengurus WIA Ganda-ganda sebagai bentuk pelecehan terhadap organisasi.
Merasa keberatan, persoalan tersebut langsung dilaporkan kepada pengurus WIA Kabupaten Morowali Utara. Ketua WIA Morut, Mira Rahmawati, S.Pd.I, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan tidak menutup kemungkinan membawa masalah itu ke ranah hukum.
“Waalaikum salam. Iya pak, saya baru dapat laporannya dari ketua WIA Ranting Ganda-ganda. Kesalahan besar AL mencantumkan nama organisasi WIA, jadi tentunya ini bukan hanya masalah ibu-ibu WIA Ganda-ganda saja, tapi kami pengurus kabupaten juga tidak akan tinggal diam. Insya Allah secepatnya kami akan lapor ke Polres karena sudah pencemaran nama baik organisasi,” tulis ketua WIA Morut kepada redaksi.
Pihak WIA menilai penggunaan nama organisasi dalam unggahan tersebut menjadi persoalan tersendiri. Karena itu, pengurus kabupaten disebut akan mengambil langkah untuk menindaklanjuti persoalan tersebut secara resmi.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti maksud dan konteks yang ingin disampaikan AL melalui tulisan “bukan wia, tapi mafia” dalam unggahan tersebut.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada AL maupun pihak-pihak terkait agar persoalan ini dapat dilihat secara berimbang.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar