Staf Khusus, Tak Berdomisili di Daerah Jadi Sorotan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
- visibility 18
- print Cetak

Foto: Illustrasi staf khusus (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Di lorong-lorong sunyi kantor pemerintahan, terdengar bisik tentang kursi yang tak pernah dilelang.
Ia bukan ASN, bukan pula hasil seleksi terbuka, namun duduk leluasa, bergelar ‘staf khusus’ sang penguasa.
Di tengah riuh program efisiensi,
tatkala setiap rupiah dihitung dalam sunyi, muncul wajah-wajah baru di lingkungan sekretariat, mendampingi bupati bak penasihat istana.
Bukan sekali dua kali, publik bertanya dalam lirih: bolehkah staf khusus hadir di tengah hemat anggaran?
adakah dasar hukum, atau sekedar keinginan?
Konon, pengangkatan staf khusus dilarang, namun dibungkus dalih:
“asal mampu membiayai, apa salahnya berbagi peran?”
Lalu mengalirlah dana, tak jelas batas guna, sementara rakyat menunggu pupuk, beasiswa, dan dana desa.
Ironisnya, jumlahnya bukan satu dua,
ada yang sampai lima, bahkan enam orang. Tiga di antaranya mantan anggota dewan, yang kini berganti peran tanpa legitimasi pemilihan.
Yang lain, entah siapa, entah di mana,
tak berdomisili di bumi yang kini ia terima gaji darinya. Tentu jadi pertanyaan publik, apa urgensinya?
Apakah ini tim impian, atau sekedar lingkaran loyalitas?
Apakah mereka membawa solusi, atau hanya membisikkan sanjungan manis?
Pemerintahan yang bijak semestinya berpijak pada asas manfaat,
bukan pada deret nama dalam lingkaran dekat. Tak perlu banyak staf khusus,
jika rakyat masih teriak soal harga beras dan jalan rusak.
Karena kekuasaan itu amanah,
bukan panggung untuk membayar jasa lama. Dan anggaran bukan celengan pribadi, melainkan napas untuk pembangunan yang lestari.
Maka, wahai para pemangku kebijakan,
jangan anggap suara rakyat hanya angin lalu. Di balik wajah-wajah staf khusus itu, ada tanya yang menggantung di langit biru:
“Untuk siapa sesungguhnya kekuasaan ini kau jaga?”
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar